Ms.Kim[JENLISA]

Ms.Kim[JENLISA]

  • WpView
    MGA BUMASA 1,536
  • WpVote
    Mga Boto 71
  • WpPart
    Mga Parte 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Thu, Nov 3, 2022
Aku menekan tubuhku ke tubuhnya dan aku merasakan jantungnya berdetak kencang. Dia sangat manis saat gugup. "Nona Kim, kita tidak bisa" suaranya bergetar saat aku mulai mencondongkan tubuh. "Kau milikku, Lisa" Aku menekan bibir kami bersama-sama dengan kasar dan dia membalas ciuman mencoba untuk menjaga kecepatan. Aku membuka bibirnya dengan lidahku karena tahu itu membuatnya lemah. Dia merintih pada tindakan saya, tetapi saya memutar lidah kami bersama-sama. Aku mundur dan membelai pipinya. "Jangan bicara dengan gadis lain Lisa" Aku menggeram pelan agar tidak membuatnya takut. Dia mengangguk dan aku mundur selangkah. "Maaf" dia mengecup bibirku lalu pintu terbuka. Aku mendorongnya ke dalam lemari dan dia masuk....
All Rights Reserved
#123
jentop
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • TO NIGHT [ JENLISA ] COMPLETE
  • Sexy Girl (JENLISA) G!P
  • OBFUSCATE - JENLISA ✔
  • When Perfect Meet Trouble Maker [END]
  • THE DOMINANT (Selesai)
  • POSESIF | JENLISA
  • When I'm With You | Jenlisa G!P
  • Just Ordinary
  • HANDSOME NAUGHTY GHOST || JENLISA
  • Stay With Me(jennie Kim)

END ______________________________________ Demi Tuhan dan kesaksiannya, entah bagaimana tubuhku bergerak sendiri untuk mencium bibirnya menggodaku dari tadi. Bibir yang memanipulasiku dengan Kai. Bibir tebal yang membuatku gila. Aku tidak tahu caranya berhenti. Lisa menarik pinggangku dengan kasar, dan ku pikir dia akan mendorongku. Tapi aku salah, ini salah. Memberi pelajaran dan membungkam mulutnya dengan cara ini sangat salah. Shit, bibirnya melumat bibirku dengan lembut, menahan pingganggu agar tetap didekatnya. "Stop!" Nafasku terengah, bibirku sakit mendapatkan ciuman yang gila darinya. Tanganku terangkat untuk meminta padanya untuk berhenti, pandanganku jatuh pada sepatu kets Nike putih miliknya. "Keluar sekarang." "Jennie-" "Please."

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman