Di Ujung Lidah

Di Ujung Lidah

  • WpView
    Reads 175
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 7, 2021
WpInfo
Poetry
"Lidah ini kelu saat ingin berkata aku mencintaimu" Isi di dalam cerita ini adalah sajak-sajak cinta seseorang yang terluka hatinya karena cinta "Untuk apa ku pertanyakan hal yang sudah jelas jawabannya. Karena kamulah yang ia cinta bukan aku, maka kata "jika" lah yang menjadi anganku padanya. Setitik harapan ku gantungkan pada kata "jika", yang tak mampu ku hapuskan karena telah terlanjur mencinta." Seseorang yang tak mampu mengungkapkan isi hati nya kepada orang yang ia cinta, maka di curahkannya semua cintanya pada sajak-sajak rindu dan luka.
All Rights Reserved
#50
lovepoem
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • P E R N A H
  • Rintik Rindu
  • KONSEKUENSI HATI
  • Diam
  • Barisan Penyesalan
  • Almost.
  • Hurt Inside
  • Tentang Kamu [Completed]
  • Sekumpulan Sajak yang Berkisah

Dalam buku ini bercerita; Bagaimana 'aku' sebagai penulis, yang merangkap juga sebagai korban rasa, dan 'kamu' sebagai sebab utamanya. Perkenalan, kasmaran, patah hati, dan dipaksa mengikhlaskan adalah siklus siklus yang aku rasakan, yang aku coba susun secara kronologis berdasarkan hari-hari yang berkelanjutan. Hati manusia itu mudah berubah-ubah. Bisa jadi makin sayang, cinta, atau kebalikannya. Mungkin hari ini dia begitu mencintaimu tapi besok atau lusa tidak ada yang bisa menjamin dia akan tetap cinta. Bisa saja dia menemukan seseorang yang jauh lebih baik darimu dan menurutnya jauh lebih pantas untuk jadi dermaga hatinya berlabuh. Jadi buat kamu, jaga selagi ada, hargai selagi masih bersama. Karena melupakan emang sulit tapi melunakkan hati yang beku jauh lebih sulit.

More details
WpActionLinkContent Guidelines