Story cover for Cinta Mati by awtyaswuri
Cinta Mati
  • WpView
    Reads 3,484
  • WpVote
    Votes 677
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 3,484
  • WpVote
    Votes 677
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published Feb 11, 2021
Mature
Nirma hanya wanita biasa yang tidak memiliki banyak keistimewaan seperti yang lain. Terjebak dalam hubungan yang tak sehat bersama Arka, membuat Nirma seakan tidak punya pilihan lagi dalam hidupnya.

Selain itu, rentetan kejadian pembunuhan yang berhubungan dengan orang-orang di sekitarnya, memaksa Nirma untuk mengungkap siapa pelaku sebenarnya. Dibantu oleh Timur, Nirma mencoba membuka tabir rahasia yang melingkupi dirinya.

Berhasilkah Nirma mengungkap kasus pembunuhan tersebut?

Atau malah dia sendiri yang akan menjadi korban berikutnya ....

☆ Sumber gambar cover: Canva☆
All Rights Reserved
Sign up to add Cinta Mati to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Toxic Relationship cover
Cantikku Dibalik Kacamataku [On Going] cover
[TERBIT] High School of Mystery: Scarlet Case cover
Jejak Dalam Diam [SELESAI✓] cover
Caliorate cover
ALZEA : FEATURED SOULS cover
Kesempatan Kedua Mengubah Masa Depan cover
My boyfriend is a psychopath cover
Janji Seribu Bulan ✓ cover
The Demon She Loves cover

Toxic Relationship

12 parts Ongoing Mature

Di dalam hubungan ini, hanya ada aku dan rasa kesal mu *** "Menurutlah Nona, mungkin Tuan akan berbaik hati dengan meringankan hukuman mu," ucap Pria yang sama. Tidak mungkin! Dia Kris, tangan kanan dari seseorang yang Kaluna benci dan secara bersamaan juga ia cintai. "Apakah kau bisa menjamin Kris, bahwa ucapanmu benar?" tanya Kaluna dengan datar. Kris terdiam. "Kau bahkan tidak bisa menjamin dirimu sendiri akan selamat darinya jika tidak berhasil membawaku pulang bukan?" tanya Kaluna lagi dan Kris tetap tidak beraksi. Kaluna mendengguskan napasnya. Kaluna berjalan mendekat ke Kris, sebelah tangannya ia masukkan ke kantong celana yang ia pakai. Berhenti tepat di depan Kris, ia melirik ke arah belakang Kris, dimana beberapa anak buahnya berdiri. "Ada 4," batin Kaluna. Kembali memusatkan pandangan ke arah Kris. "Kau terlalu setia Kris, bagaimana jika kau bilang pada Tuan mu bahwa aku di temukan meninggal dunia? Kau tidak akan kena hukuman, begitu juga aku. Kau bisa mengambil jasad seseorang yang sudah rusak, anggap saja itu diriku. Selesai!" Kaluna mencoba menawarkan kerja sama. Kris terdiam, "Nona, kau tau bukan bahwa Tuan bisa mendengar semua ucapanmu saat ini." Kaluna melirik earphone yang terletak di telinga kiri Kris. "Sial!" umpat Kaluna. *** Kaluna tidak pernah tahu. Dari tangan yang pernah menyelamatkannya, datang genggaman yang tak akan pernah melepaskannya.