ZYGO
  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 23, 2021
Mungkin bagi orang-orang 'mati rasa' itu tidak ada, bahkan mereka mengira seseorang yang sedang mati rasa hanyalah akal-akalan saja agar bisa 'ghosting' sana sini. Tapi sayangnya, gagal move-on bisa membuat seseorang itu 'mati rasa'. Mungkin 'mati rasa' dirasakan oleh sebagaian orang yang merasa kecewa bahkan trauma untuk membuka lembaran baru kisah cinta. Mereka bahkan merasa trauma untuk memulai suatu hubungan, tentu hal itu sangat tidak baik jika berkelanjutan. Entah sampai kapan dirinya akan selalu terjebak dimasa lalu, bahkan dirinya sudah merasa sangat mati rasa terhadap orang-orang baru yang datang dengan maksud ingin mengambil hatinya. Inilah kisah dua sosok yang sama-sama 'mati rasa' dan akankah mereka melabuhkan hati dan saling menyembuhkan luka itu.
All Rights Reserved
#18
sukaduka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JAM 3 SORE
  • MISSHELLA ✔
  • PLUTO
  • ARDIRA [SELESAI]
  • Mati Rasa - Completed✓
  • Cerita Tentang Zeeya
  • Dandelion
  • ANINDITA (END)
  • Rekal Rara [END]
  • Abu-abu [TAHAP REVISI]

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines