Teacher Or My Husband

Teacher Or My Husband

  • WpView
    Leituras 10,422
  • WpVote
    Votos 510
  • WpPart
    Capítulos 23
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, fev 4, 2023
'Cerita pertamaku' semoga suka.. Mwehe Eitss follow dulu sebelum baca✋ Kisah tentang seorang siswi yang dijodohkan dengan gurunya sendiri yang terkenal dingin, 'plus' pelit ngomong "Tapi Caca ga mau dijodohin ayah,, bunda please.." Ucap Caca dengan mata yang sudah berkaca - kaca "Caa insyaallah ini jalan yang baik buat kamu.. Bunda yakin calon suami kamu itu orang baik nak" ucap Safika dengan lembut °° "Gitu kek pak dari tadi, kasian tuh debay diperut bapak pasti dia udah kelaperan banget" ucap Caca dengan kekehannya. Reyn menatap Caca tajam. "Kamu pikir saya hamil? Kalo gitu berarti kamu yang bikin saya hamil" jawab Reyn "Lah ga kebalik tuh pak?" Caca tersentak kaget mendengar ucapannya sendiri. "Gue salah ngomong deh kayaknya, aduh nih mulut ya bener bener deh" batin Caca merutuki kebodohannya. "Oh jadi kamu mau saya hamilin?" tanya Reyn menatap Caca. °° ° ° ° °°Happy reading°° Follow Ig : xytiaa__
Todos os Direitos Reservados
#229
guru
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Marry The Enemy
  • Best Of Name (END)
  • Bukan ZONK!
  • Silent, Please! (Re-up)
  • Origami Alfiolita (End)
  • Snow Night Story [END]
  • Unplanned marriage
  • Klandestin- (Alexandra!)
  • Serpihan Luka

"Mereka tadi ngomong apa?" "Mereka minta cucu." Bening menghela nafas berat mendengar jawaban Jayendra, musuh bebuyutan sekaligus suaminya. Mereka menikah karena dijodohkan. Bening menganggap karena perjodohan inilah awal mula kehancuran hidupnya. Yang mana seharusnya ia menikah dengan orang yang dicintainya bukan malah sebaliknya. "Trus lo jawab apa?" "Lagi kita usahain." Bening menatap Jayendra tak percaya seraya menggelengkan kepala. "Itu sama aja lo ngasih harapan buat mereka!" "Arghh! Gue juga bingung Ning, kalau bukan sama lo sama siapa lagi gue mau punya anak?!" 📍CERITA INI UNTUK DIBACA, BUKAN DITULIS ULANG❗ 📍PLAGIAT DILARANG MENDEKAT❗ 📍 JANGAN LUPA FOLLOW, VOTE, DAN KOMEN

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo