Story cover for AIRIN by putri-ad
AIRIN
  • WpView
    LECTURES 6
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Chapitres 1
  • WpView
    LECTURES 6
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Chapitres 1
En cours d'écriture, Publié initialement févr. 11, 2021
Cerita ini aku buat untuk lomba menulis bersama hacin, ini juga sekaligus mengasah kemampuan ku dalam menulis. Apakah aku bisa atau tidak, beruntung disediakan lapak untuk 'mencoba'.

Semoga diambil yang baik-baiknya saja ya dari cerita ini💜
Tous Droits Réservés
Table des matières

1 chapitre

Inscrivez-vous pour ajouter AIRIN à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#4menulisbersamahacin
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
My Nine Sisters S1, écrit par kksjm3
37 chapitres Terminé
Hari ini lagi maraknya soal kasus pembullyan di kalangan remaja sekarang,ada banyak korban yang jadi bullying habis habisan hingga ada korban bully yang mengakhiri hidupnya saking tidak tahan ya sama pembullyan yang dia dapatkan tiap hari bahkan pelaku tidak merasa bersalah sama sekali setelah bully korban lalu bagaimana jadinya anak milyader terkaya dunia nomor satu mengalami perundungan dan bully sadis di sekolah ya hingga anak ini memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dan mengalami koma terus gimana jadinya parah saudara ya yang murka saat tau adek bungsu mereka jadi korban perundungan bully disekolah menyamar jadi siswa di tempat adek mereka sekolah demi balas dendam pada pelaku yang telah bully adek mereka. "siapa yang berani bully adek gue,bawa mereka kehadapan gue."Faye "orang gila mana yang berani bully adek kita."Engfa "perlu aku kuliti tubuh mereka,berani ya bully adek gue."Lingling "orang yang bully adek gue,akan gue buat ya koma di RS."Namtan "adek kita jadi bahan bully sekolah selama ini? siap siap aja maut menjemput mereka."Milk "aku sudah menyuruh bodyguard,pengawal,orang mata mata bahkan FBI untuk cari identitas mereka yang telah bully adek kita."Grace "bangsat!! kenapa gue baru tau adek gue jadi bahan bully di sekolah!? gue pastikan mereka mati ditangan gue!!!"Emi "gue sudah menyuruh ayah batalin semua kerjasama proyek atau apalah itu antar ortu mereka,siapa suruh usik adek gue kena karma sendirikan."Freen "gue gak akan maafin mereka,kejahatan dibalas kejahatan juga agar adil."Fay "maafkan aku kakak,aku gak mau merepotkan kalian semua,aku ingin berusaha sendiri menangani semua masalahku dengan sendiri tanpa bantuan siapapun tetapi semua itu sia sia aku lakukan selama ini."View
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
Paradise cover
OUR PROMISE cover
( Kesedihan Yang Berujung Senyum Indah ) cover
Self Injury's(complete)✔ cover
DESTINY AND LOVE || PINGXIE cover
Oneshoot Muenfah, Teerak [BL]  cover
Don't judge people by their physical appearance cover
  *{ MAFIA POSESIF (DIAM)}*  '''CHOI YN X JEON JUNGKOOK ''' cover
Cassandra✔✔ cover
My Nine Sisters S1 cover

Paradise

52 chapitres Terminé

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.