Biru & Hujan

Biru & Hujan

  • WpView
    Membaca 25
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Jul 1, 2021
[UPDATE] Bruuk "Aduhh" Ringis seorang gadis perempuan bersurai panjang sambil mengusap kaki nya yang memar karena bertabrakan dengan seorang laki-laki bertubuh tinggi. "Gimana si mba hati-hati dong, jadi basah nih baju saya!" bentak laki-laki bertubuh tinggi yg memakai payung hitam dan kacamata hitamnya. "Lah kok mas nya nyalahin saya jelas-jelas situ yang salah lagian udah tau hujan dan gelap tapi situ malah pakai kacamata hitam, dasar aneh" balas gadis itu. "Kalau kamu ga lari saya juga ga akan nabrak kamu, jadi yg aneh siapa?" balas pria itu dengan nada dingin nya Copyright © Asyifa & nidanov_ Don't copyright we story!! Start : - Finish: -
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#177
portal
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • JAM 3 SORE
  • Rezalio world
  • Awal Pertemuan Rainah
  • BIMANTARA [END]✔
  • Rain And Tears [Proses Revisi]
  • Jadi Baby?! [Lengkap]
  • SKY TRAPPED [END]
  • LENGKAP [YEONGYU AU]
  • Rannia√

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan