Story cover for Biru & Hujan  by nidanov
Biru & Hujan
  • WpView
    Membaca 21
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 4
  • WpView
    Membaca 21
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 4
Bersambung, Awal publikasi Feb 12, 2021
[UPDATE] 


Bruuk

"Aduhh" Ringis seorang gadis perempuan bersurai panjang sambil mengusap kaki nya yang memar karena bertabrakan dengan seorang laki-laki bertubuh tinggi.

"Gimana si mba hati-hati dong, jadi basah nih baju saya!" bentak laki-laki bertubuh tinggi yg memakai payung hitam dan kacamata hitamnya.

"Lah kok mas nya nyalahin saya jelas-jelas situ yang salah lagian udah tau hujan dan gelap tapi situ malah pakai kacamata hitam, dasar aneh" balas gadis itu. 

"Kalau kamu ga lari saya juga ga akan nabrak kamu, jadi yg aneh siapa?" balas pria itu dengan nada dingin nya



Copyright © Asyifa & nidanov_
Don't copyright we story!!



Start : -
Finish: -
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Biru & Hujan ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#309angkasa
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
JAM 3 SORE oleh KOKOTA_
54 bab Bersambung
JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️
Awal Pertemuan Rainah  oleh sekar289
11 bab Bersambung
Awal jumpa menyelamatkan zayra dan sahabat Zayra yang sedang membutuhkan pertolongan dan berakhir nyantri di pesantren adewiya al-husna saat masuk aliyah dan di situlah awal mula pertemuan Raikal dan sakinah ******************* "Kamu siapa?cepat pergi dari sini" usir zayra ke seorang gadis berbaju biru langit dengan jilbab nutup dada yang ingin mendekatinya "Tidak!aku tidak akan pergi meninggalkan kalian dalam bahaya"kata gadis itu "Disini bahaya,nanti kamu dalam bahaya "usir nya menyakinkan gadis itu akan pergi namun gadis itu tidak pergi dari sana malah mangkin mendekat Segerombolan geng motor itu ketawa kejam " hahahaaa,pergi gak loh, enggak usah ikut campur hurusan orang" kata seorang bernama jersan Gadis berbaju biru langit itu semangkin mendekat dan melayangkan pukulan ke wajah dan menendang perut jersan anggota geng tersebut Bugh Bugh Bugh Jersan tersungkur saat terkena pukulan diwajah dan tendangan di perut oleh gadis berbaju biru langit itu semua anak geng motor yang melihat itu tercengang dan zayra dan sahabat nya juga tercengang melihat aksi yang ditunjukkan Gadis itu "jangan ada yang menyakitkan mereka berlima"tunjuk gadis berbaju biru langit itu kearah zayra dan keempat sahabat Zayra yang sudah luka-luka kerna perkelaian yang sedari tadi **************** Macam mana kelanjutan cerita awal jumpa sakinah dan zayra dan sahabat Zayra yang biasa di sebut asyifaroh Dan disinilah awal pertemuan sakinah dan raikal atau bisa di bilang Rainah 😁 Jangan lupa di baca oke👌 Oiya ini hasil dari pemikiran ku sendiri jadi kalau misalnya ada kesamaan itu ketidaksengajaan ya maupun itu tempat,nama dll
Rainangkasa #2 [END] oleh AmandaPutri685
38 bab Lengkap
Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?
PLUVIOPHILE oleh adelafawwaz
11 bab Lengkap
"Hari ini, aku masih menjadi pluviophile-mu. Aku rela dijatuhi derasnya rindumu padaku." - Quilladin Delina Indrawari Quilladin Delina Indrawari, gadis cantik yang lahir di tengah hirup pikuk kota lumbung padi. Dirinya terlahir di tengah keluarga berada, apa yang ia inginkan mungkin bisa terkabulkan hanya dengan mengedipkan mata. Tapi ternyata tidak, yang ia inginkan hanya ibunya. Jauzan Adlarn Praxn, lelaki sedingin es yang mempunyai wajah setampan aktor Thailand membuatnya digilai seluruh kaum wanita di sekolahnya. Tetapi di hatinya masih tetap berada satu nama. Rasenja Anindya Bailaxhe. **** "Hai, aku Delina. Quilladin Delina Indrawari." Ucapku sambil mengulurkan tangan. "Hujan," ucapnya dingin tanpa menerima uluran tanganku. Dia bahkan membuang mukanya, dan menatap jalan di depannya. Apa aku salah dengar? Jelas-jelas disini memang hujan. apakah dia mengira aku buta? Tidak ingin salah paham, aku bertanya lagi. "Maksudnya?" Ucapku sambil mengernyitkan kedua alisku. "Nama saya Jauzan Adlard Praxn. Panggil aja Hujan," dia menjawab dengan dingin lagi. Tidak menatapku. Tatapannya masih kosong ke depan. Lalu, aku membulatkan mulutku membuat huruf 'o' dan berkata, "Lucu ya, namamu Hujan." Dia hanya berdeham sebentar lalu dia tak menghiraukanku lagi. **** Bagaimanakah kelanjutannya? Karena hujan mereka bertemu, apakah karena hujan juga mereka akan berpisah? Apakah keinginan Delina bisa terkabul hanya dengan mengedipkan mata? Apakah Jauzan bisa membuka hatinya lagi untuk wanita lain termasuk Delina? Kepoin ceritanya yuk, semoga kalian suka ya. Jangan lupa ajak teman, emak, bapak, adik, kakak, nenek, kakek dan tetangga buat baca cerita ini 😁 Aku butuh dukungan dari kalian semua. Jangan lupa tinggalkan jejak yaaa !
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
JAM 3 SORE cover
Rannia√ cover
Rezalio world  cover
Awal Pertemuan Rainah  cover
BIMANTARA [END]✔ cover
Jadi Baby?! [Lengkap] cover
Rainangkasa #2 [END] cover
PLUVIOPHILE cover
Rain And Tears [Proses Revisi] cover

JAM 3 SORE

54 bab Bersambung

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️