Dareen dan Clarissa, dua anak manusia dengan kepribadian yang sangat berbeda.
"Kita masih bisa jalan sama-sama tanpa pegangan tangan kok, Nan" Ucap Clarissa sore itu
Dareen diam, apa tidak ada kesempatan kedua untuknya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Berusaha sama-sama kuat atas apa yang bertubi-tubi datang. Hingga saat salah satunya memilih mundur dengan dalih untuk kebaikan sang kekasih. Namun, nyatanya itu justru membuatnya sakit dan terpuruk bagi keduanya.