Belenggu Hati

Belenggu Hati

  • WpView
    Membaca 1,420
  • WpVote
    Vote 627
  • WpPart
    Bab 22
WpMetadataReadLengkap Jum, Sep 16, 2022
WpInfo
Fiksi
Romansa
[15+] ROMANCE "Aku tahu, dirimu kini hanya delusi. Namun, kenangan di hati 'kan slalu terpatri." Embun Mentari "Lupakan kenangan tentangku. Bukalah lembaran baru tanpa aku yang menjadi poros hidupmu." Langit Angkasa *** Embun Mentari, seorang gadis yang harus hidup di bawah bayang-bayang kenangan masa lalu bersama kekasihnya lantaran belum mengikhlaskan kepergian sang kekasih. Mampukah Embun bertahan dalam kekosongan jiwanya yang ikut melebur bersama sang kekasih dalam menjalankan kehidupannya? "Kenangan bersamamu adalah satu hal yang tak bisa kembali, sudah terlewat, namun akan tetap teringat dan berpengaruh untuk kini dan nanti." Penasaran, langsung baca, oke? DILARANG PLAGIAT!!! Start : 1 Maret 2021 Finish : 16 Juli 2021 Revisi : September 2022 © Epoo_po
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#16
mentari
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Meant 2 Be✔
  • Metamorphosis
  • EVELYN  ANTAGONIST GIRL (END)
  • ANGKASA ✔
  • Embun di Ujung Daun (END)
  • Sea (n) Sky [End✅]
  • Maaf, Aku Terlambat END✅
  • Rintik hujan [COMPLETED]
  • My Absurd Ex [END]
  • LAUTAN DAN DENDAMNYA (TELAH TERBIT)

[SUDAH TERBIT] BAGIAN KEDUA NARASI, 2021 Dulu, Lestari pikir bahwa dia adalah kelopak bunga dandelion yang terbang terbawa badai. Sejak muda, ia terbiasa melalang--menangkis segala macam cambukan hidup yang bisa saja meremukkan dirinya. Menginjak remaja, kelopak dandelion itu jatuh di sebuah tanah yang tandus, lalu hidup seadanya di tengah-tengah ketidak pastian semesta. Namun begitu dewasa, Lestari sadar bahwa dia bukanlah setangkai bunga dandelion yang tangguh. Bukan. Dia adalah sebuah kapal yang kehilangan jangkar. Kemudian badai datang jauh lebih besar dari sebelumnya. Kini, Lestari berlayar tak tentu arah. Dia tidak punya kompas, dan dia tidak bisa berhenti. Dia hanya bisa terus berlayar tanpa tahu kemana ia harus pergi. Suatu saat, bisakah kapal itu menemukan dermaga untuk bersandar? atau di tengah laut, dia akan tenggelam lalu hilang begitu saja dari peradaban? ©tenderlova, 2022 | Meant 2 Be, 2022

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan