Na-update namin ang aming Mga Alituntunin sa Nilalaman.
Suriin ang pinakabagong mga alituntunin para patuloy na makapagbahagi ng mga kuwento nang ligtas.
Matuto pa
Bertolak belakang

Bertolak belakang

  • WpView
    MGA BUMASA 45
  • WpVote
    Mga Boto 15
  • WpPart
    Mga Parte 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Wed, May 29, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"Kenapa sii lo itu irit banget ngomong" "Yang penting ga irit duit" "Manusia langka dasar" -- Disini Bulan bukan sama Bintang tapi sama Es Bulan berhasil buat Es sedikit mencair, sedikit yaa ingat.tapi kata Es sedikit cairnya kalo deket Bulan doang kalo jauh jadi beku lagi. -- Mampir yuu:) Nanti ketemu si irit ngomong tapi ga irit duit. Nge-up kalo lagi mood hhe:)
All Rights Reserved
#1
kezio
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Pelangi untuk Hujan(on going)
  • Memories in Moon
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • BulBin (END)
  • BUALAN
  • BULAN (END)
  • kamu tidak sendiri
  • SELENOPHILE
  • Mentari Tanpa Sinar
  • Dingin. [Seo Changbin]

"Peluk gue Hujan!" "Jangan mati sekarang BODOH!" "Bunuh gue Bumi biar bisa bareng terus!" "Bunda,Bunda.Gelap.Karena warna Awan hilang!" "Cepat berdamai Hujannya Pelangi,biar Hujan lebih bahagia kedepannya" Lo berubah Pel"Itu suara Bulan,dia mengatakan itu dengan isakan karena tidak ada sahutan apapun dari pelangi membuat Bulan semakin terisak.Untung sesuana cafe siang ini tidak terlalu rame itu memudahkan mereka untuk saling bicara tanpa memikirkan pendapat orang lain."Lo ga seperti Pelangi yang gue kenal,lo beda dan lo bukan Pelangi sahabat gue."Untuk satu kalimat dari Bulan membuat Pelangi tersenyum,dia menatap Bintang sebentar dan mengalihkan padanganya kepada Bulan."Bukan gue yang ga lo kenal,tapi lo memang ga kenal gue dari awal"satu tarikan nafas dan kekehan membuat Bulan menatap Pelangi, sedangkan Pelangi yang ditatap hanya diam dengan muka datar."Maaf, maaf,maafin gue,gue tau gue salah tapi tolong jangan hukum gue seperti ini."Bulan makin terisak,air matanya sama sekali tidak membuat pelangi kasian,tapi entahla mungkin hanya Pelangi yang tau apa yang dia rasakan saat ini.Bintang sendiripun merasa sangat bersalah atas semua ini,dia juga mengambil peran penting dalam semua hal perubahan yang terjadi pada pelangi."Makasih,gue pergi.Jangan cari gue lagi,karena Pelangi yang kalian kenal sudah mati."

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman