Kavelo Sequel ||Revisi

Kavelo Sequel ||Revisi

  • WpView
    Reads 855,306
  • WpVote
    Votes 15,763
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Sat, Feb 1, 2025
kavelo remaja itu benar benar meninggalkan semua kenangan itu, hampir dua tahun semuanya berjalan baik tetapi karena peristiwa itu dia kembali bertemu orang yang ingin membunuh nya. "Awas elah, gua potong juga tangan lo entar" Ketusnya Para Vanhear menatap penuh tak suka, Erlo sebagai kakak tertua langsung angkat suara, mereka tidak menyukai seseorang mengumpat, maka dari itu jarang terdengar umpatan dirumah. "Sekali lagi kamu mengumpat, abang pastikan mulut mu robek detik itu juga" Kavelo meneguk ludah nya kasar,dia salah tempat, tamat lah riwayat nya sekarang, nyali nya benar benar ciut, tatapan intimidasi itu sangat menyebalkan sekali. "Sialan kalau orang nya gini semua, makin susah gua keluar bangke" Umpatnya dalam batin. Sret Erik mencengkram rahang kavelo dengan kuat, ringisan terdengar, tetapi tidak membuat erik melepaskan cengkraman nya. 🚧Kalimat toxic,jika risih silahkan tinggalkan Cover pinterest
All Rights Reserved
#6
kengkangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Legatha [END]
  • DeKaNa (END)
  • Aven
  • Style... ✔
  • Kembar Berbeda || Haechan [TERBIT]
  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • Kevano Lebanon's
  • Baby Boy
  • Second Life : Ersya
  • Kavelo

[FOLLOW SEBELUM BACA] ............ "Hujan, mending lo pulang." "Kamu siapa?" tanya Agatha yang memang tidak mengenali lelaki itu. Lelaki itu melihat tangan Agatha yang berdarah dan sudah pasti karena sayatan benda tajam. "Mau mati lo? Kenapa nggak sekalian aja loncat dari gedung yang tinggi?" "Siapa yang mau mati? Gatha masih pengen hidup kok," jawab Agatha yang masih duduk di pinggir jalan. "Abis diputusin cowok? Cih dasar cewek nggak ada otak!" "Siapa juga yang diputusin? Dasar cowok sok tahu!" balas Agatha lalu berdiri. "Terus? Itu apa?" tanyanya sambil menarik tangan Agatha, lalu lelaki itu pun membaca ukiran yang ada di lengan gadis itu. "Bajingan." Agatha pun langsung menarik tangannya kembali. "I-ini bukan apa-apa, nggak ada sangkut pautnya sama diputusin." jawab Agatha cepat. Selang beberapa detik angin malam menerpa tubuhnya yang mungil, hingga membuat gadis itu kedinginan dan langsung memeluk tubuhnya dengan kedua tangannya. "Ikut gue." Kira-kira Agatha mau dibawa ke mana yaa?? Dan siapa lelaki itu?? Mau tahu?? Ayo lanjut baca!! ⚠️ Cerita ini mengandung unsur kekerasan dan kata-kata kasar. ⚠️ Tiru yang baiknya aja, yang buruk jangan ditiru yes.

More details
WpActionLinkContent Guidelines