NANDALAND

NANDALAND

  • WpView
    Reads 143
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 14, 2021
Nanda Gadis yang kalau di sekolahan, bisa dibilang level standard. Ukuran yang berlaku buat dia serba menengah, cakep banget enggak, jelek juga enggak. Pinter sih, lumayan lah, meski belajarnya kudu ngeronda sampe subuh. Pernah pacaran sama anak basket dengan karakteristik manis, yang manisnya bahkan bukan cuma ke pacar, tapi juga ke selingkuhan. Kapok, setelah dibikin sakit hati sampai ke tulang. Nanda bertekad, No Time for Love. Nggak lagi-lagi deh jagain jodoh orang. Tapi? Seberapa kuat Nanda memegang tekad kalau seseorang tiba-tiba menjadi gigih untuk mendekat? Lando Ganteng sih jelas. Kalau ada gelar most wanted di sekolah, tipe blasteran Korea-Sunda ini pasti jadi salah satunya. Sebenernya dia nggak sombong, cuma emang agak-agak irit ngomong aja. Tapi nggak banyak yang tahu, kalau seorang Lando yang fansnya nggak keitungan ini ternyata gagal move on dari cinta monyetnya. Meski pada akhirnya dia merasa luar biasa setelah menunjukkan ketertarikan pada cewek yang sebenernya biasa-biasa aja dan membuat seleranya melandai.
All Rights Reserved
#7
fiksisekolah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nadi Membenci Hati
  • My Cold Boyfriend
  • DANKLAR
  • ADITYA [Proses terbit]
  • My Sunshine
  • ARGLADIS
  • Rude Beautiful Girl [Sudah Terbit]
  • ALLEA [ Alvaro and Azalea ]
  • AKULAH DIA
  • Friendzone

Namanya juga sudah cinta, menjadi gila pun tak mengapa. Nadi nekat mendaftar ke sekolah teknik demi satu alasan. Fatir. Cowok yang diam-diam dia suka sejak SMP. Tanpa pikir panjang, Nadi mengikuti jejaknya. Masalahnya, di kelas barunya, dia satu-satunya cewek di antara sekumpulan cowok dengan energi berlebih dan selera humor yang kadang bikin geleng-geleng kepala. Awalnya, Nadi kesulitan beradaptasi. Akan tetapi, lambat laun, dia mulai menikmati hari-harinya. Terutama karena bisa lebih dekat dengan Fatir. Usahanya tidak sia-sia. Setelah beberapa bulan, Fatir akhirnya meliriknya dan mereka mulai dekat. Nadi pikir perjuangannya selesai. Nyatanya, Fatir bukan cuma pacarnya. Cowok itu juga pacar orang lain. Fatir punya sistem yang unik. Dia punya pacar untuk setiap hari dalam seminggu dan Nadi mendapatkan hari Sabtu. Awalnya, Nadi menutup mata, pura-pura tidak peduli, asalkan tetap bisa bersama Fatir. Namun, lama-kelamaan, Nadi mulai bertanya pada dirinya sendiri. Apakah cinta seharusnya dibagi? Ataukah dia hanya sedang mempertahankan sesuatu yang seharusnya dia lepaskan? Sekarang, Nadi harus memilih. Tetap menjadi "Pacar Sabtu" atau pergi dan menemukan dirinya sendiri?

More details
WpActionLinkContent Guidelines