Menetaplah

Menetaplah

  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 28, 2021
"Hai, Dara! Kenapa kau suka bermimpi?" "Mengapa aku suka bermimpi? Karena disana kisahku abadi. Karena disana kamu tak pernah pergi. Karena disana kamu selalu kembali. Jangan pergi, Dava!" Tangis Dara pecah. Kakinya begitu lemas. Dara pusing. Sepertinya dia akan pingsan. "Daraaaa!" ----------------- Dara dan Dava adalah sahabat, tak pernah terpisah kecuali oleh takdir dan kematian. Sayangnya takdir yang menyakitkan itu datang disaat yang tidak tepat. Dara kehilangan. Dava yang selalu hadir abadi dalam mimpi Dara.
All Rights Reserved
#406
kepergian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Setelah Langit Berbisik
  • TENTANGMU YANG PERNAH ADA
  • Just Friend ? (COMPLETED)
  • The Last Birthday With You
  • DIARY DAN DARA (√)
  • Rude Beautiful Girl [Sudah Terbit]
  • Senandika : Titik Temu
  • AETERNA  | Selesai✓
  • Adara [Revisi Total]
  • Yang Tak Terucap...

Zana Zakeisha merasa dunianya runtuh saat Danar Danendra, kekasih yang telah menemaninya selama dua tahun, memutuskan hubungan mereka tanpa alasan yang jelas. Di hari jadi mereka yang kedua, Danar meninggalkan Zana dengan sebuah kotak berisi 30 surat dan satu syarat: baca satu surat setiap hari selama 30 hari ke depan. Setiap kata dalam surat itu bukan hanya memutar waktu, tetapi juga membuka luka lama yang sulit disembuhkan. Namun, di tengah perjalanan membaca surat-surat itu, Zana bertemu Adiran Raziin, seorang mahasiswa sastra yang penasaran dengan rahasia yang disembunyikan Zana di balik kesendiriannya. Adiran menemani Zana mengungkap makna tersembunyi dalam surat-surat tersebut. Tanpa disangka, Adiran mulai jatuh hati pada Zana, sementara Zana terjebak antara kenangan tentang Danar dan perasaan yang mulai tumbuh untuk Adiran. Dalam perjalanan penuh makna ini, Zana terjebak diantara kenangan masa lalu dan cinta yang baru, mereka berjuang untuk menemukan arti sejati dari sebuah kata perpisahan. ☆☆☆ Setelah langit berbisik nanti, Dan kamu melangkah tanpa ada aku disisimu lagi, Tersenyumlah di bawah cahaya mentari pagi, Sebab, bahagiaku adalah melihatmu dalam sunyi. Danar Danendra_ #Masih banyak kesalahan ketik dan kesalahan dalam ejaan, mohon di maklumi ya, semua kesalahan pengetikan akan di perbaiki saat revisi, terima kasih. #Jangan lupa vote⭐, komentar dan follow ya! # semua latar, tempat, waktu, nama dan suasana di cerita ini hanyalah fiksi dan real pemikiran sendiri. #Dilarang keras menjiplak karya ini dalam bentuk apapun, termasuk mengambil salah satu kutipan dari cerita ini. #Ayo temen-temen bantu ramaikan tagar #setelahlangitberbisik dan #sembuhdaripatahhatibersamamentari diakun instagram @mentarii_rzky dan juga tik-tok @mentari. SELAMAT MEMBACA ^^

More details
WpActionLinkContent Guidelines