PACAR BAR-BAR GUE

PACAR BAR-BAR GUE

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 26, 2023
" anjing banget lo setan!" teriak Dara " nama gue Aldrian beb" sahut Aldrian santai " Halah tai! terserah lo deh gue balik" Dara berbalik cepat meninggalkan Aldrian yang sibuk tebar pesona Aldrian melotot tak percaya. " Woy ayang!!! tungguin pangeran lo goblok " Hayoo penasaran nggak sama Aldrian dan Dara. Bentuk pacaran apaan yang tiap harinya di isi dengan keributan dan pertengkaran. Tapi ada saat-saat romantis yang harus hancur karna sifat menyebalkan Aldrian. So, jangan lupa baca ya. Dan vote coment juga bye bye
All Rights Reserved
#39
aldrian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Silent Boyfriend [SELESAI]
  • THE CLIMB [Completed]
  • Unfriend • Completed
  • Semu [Completed]
  • ALANAALANKA. [ ON GOING]
  • ARGA [REVISI]
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]
  • ADISA
  • KANALA (Berharganya Sebuah Cinta)
  • Lelah Dilatih Rasa [END]

"Boyfie sialan! Gue benci lo! Gue sumpahin lo bisu beneran! Kita putus!" ... Kejadiannya sudah lama sejak Alisa bertemu pacar misteriusnya. Hari itu, masih melekat jelas dalam ingatan Alisa saat pertama kali mereka bertemu. Kala itu, Alisa terjatuh saat bermain arung jeram, terbawa arus hingga akhirnya ia terkulai lemah disisi sungai. Dalam keadaan gelap dan dingin yang hampir membunuhnya, Alisa bertemu Joan untuk pertama kalinya. Alis, mata, hidung, bibir, dan rahangnya nyaris seperti pahatan terindah dunia. Sempurna. Kecuali satu, suaranya. Bahkan setelah dua tahun berpacaran, Alisa belum mendengar suara Joan barang sedikit saja. Sebenarnya, hubungan ini dimulai karena sebuah ketidaksengajaan atas apa yang Alisa ucapkan secara spontan. Di hari ketiga usai di tolong, Alisa kesal karena belum mendengar suara Joan padahal cowok itu tidak bisu. "Kalau lo gak ngomong juga, kita pacaran!" Alisa berujar marah kala itu. Joan termangu, namun selanjutnya cowok itu mengangguk dan memeluk Alisa. "W-oy, gue becanda, Lepas!" Joan menggeleng, menatapnya seakan mengatakan; "𝘕𝘨𝘨𝘢𝘬 𝘢𝘥𝘢 𝘱𝘦𝘯𝘢𝘳𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘵𝘢, 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘱𝘢𝘤𝘢𝘳𝘢𝘯!" God! Hari itu, hari tersial sekaligus hari paling memalukan bagi Alisa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines