We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
LUMIRENCE

LUMIRENCE

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 15, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Dia terlihat indah dengan senyumnya memukau dengan parasnya bersinar melalui matanya bahkan jaraknya sedekat itu tapi tak tergapai olehku. (Alina Saira) Kisah klise yang menceritakan POV dari sisi "she fell first bu he never fall" Alina saira gadis sederhana dengan segala tingkahnya sudah hampir 2 tahun menyimpan rasa dengan kaka tingkatnya. Lewat pertemuan singkat tersebut alina jatuh kedalam pesona seorang ibrahim salim. Selama 2 tahun tanpa ada usaha pasti
All Rights Reserved
#694
kuliah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AIRen
  • [ END ] I Love (Hate) You, Pak Dosen!
  • Senja Kelana
  • Married To My Brother's Friend
  • JEVIN AERA
  • DOSENKU MANTANKU [SUDAH TERBIT]
  • milik sang penguasa kampus
  • Hi, Pak Dosen!
AIRen

Alya, siswi SMA yang terkenal cuek dan nggak pernah peduli soal cinta, tiba-tiba dihampiri sosok cowok kuliahan yang punya semua hal yang bikin hati perempuan gampang luluh: sabar, konsisten, dan... terlalu baik. Naren, cowok 21 tahun yang baru lulus semester empat, jatuh hati sejak pertama lihat Alya. Tapi jalan buat masuk ke hati Alya bukan jalan tol. Dia harus jalan kaki, sambil ujan-ujanan, kadang ditendang, kadang juga ditatap kosong. Tapi dia tetap tinggal, tetap bilang: "Gak apa-apa, asal aku boleh ada di sini." Bukan kisah cinta yang mudah. Ini tentang ngejar seseorang yang bahkan gak yakin bisa dibuka hatinya. Tapi Naren percaya, rasa yang tulus gak akan sia-sia. ••• "Aku suka kamu, Alya... lagi." Naren berdiri di bawah hujan, rambutnya basah, suaranya sedikit bergetar. Alya mengalihkan pandangan. "Udah berapa kali sih kamu ngomong gitu?" "Lima." "Trus kenapa masih bilang?" "Karena aku gak bisa berhenti... kamu bisa tolak aku sekeras yang kamu mau, tapi aku gak bisa pura-pura gak peduli." Alya mendesah, tapi matanya berkaca. Naren melangkah sedikit lebih dekat. "Tolong... sekali aja, kasih aku alasan buat bertahan. Atau... kasih aku alasan buat berhenti."

More details
WpActionLinkContent Guidelines