Sesuatu setelah Jepang

Sesuatu setelah Jepang

  • WpView
    Reads 2,224
  • WpVote
    Votes 75
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 27, 2015
Tuhan... Apa ini salahku? Bodohkah aku? Aku yang mempercayainya. Aku terjatuh kedalam lubang yang cukup jauh. Sejak awal aku percaya padanya. Ada yang terbersit dalam hatiku, mungkinkah aku benar-benar mencintainya?. Ini memngganggu ku, aku tak percaya ini akan terjadi dalam hidupku. Orangtuaku, keluargaku, dia... ah mereka telah membohongiku. Kepercayaan ku telah terenggut dan mereka menghancurkannya dengan percuma. Tapi, dia? Aku tidak mengerti dengan perasaanku, ini seperti perasaan yang benar-benar tak bisa terjabarkan. Aku membaca semua teori tentang cinta dan mencoba memahami, hasilnya tetap nihil. Aku tak tahu teori yang tepat untuk perasaanku padanya. Hati kecilku berkata ya, pikiranku berkata tidak. Semua tak terjawab karena pikiran terlalu egois untuk berlabuh dalam samudera otakku. Aku bodoh? Tidak. Aku tak tahu harus berbuat apa. Aku terlalu terbiasa dengan semua tingkahnya, terbiasa dengan perhatiannya, terbiasa dengan sikapnya yang selalu mengalah, terbiasa dengan senyumnya, terbiasa dengan apa-apa yang telah dia tunjukkan selama ini. Tapi, satu yang tidak biasa darinya. Dia membohongiku, aku harus berbuat apa?. Alasannya masuk akal, aku hanya tak bisa menerima dia berbohong padaku. Alasannya juga demi diriku. Apa yang harus ku lakukan? aku terlalu egois jika ingin menyalahkan dia..."batin Naya. Aku menyudahi pembicaraan yang bergejolak itu. Aku mengabaikan hati dan segera tidur.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bitch Daughter (Putri Kupu-kupu Malam) SELESAI✓
  • Full Of Scratches
  • memory
  • Close Your Eyes (Sehun - Jieun) (End)
  • Assalamualaikum Cinta
  • Cerita Tentang Kita
  • Forbidden love
  • You're Here, But Not For Me

Aku tak akan bisa memilih takdirku, laki-laki seperti apa yang akan menjadi Ayahku kelak, dari rahim siapa aku akan dilahirkan. Aku tak pernah tau apa salahku, aku tak pernah tau seberapa besar dosa yang telah kubuat. Hingga cacian dan makian adalah makanan sehari-hariku. Apakah aku terlahir untuk dibenci? lantas dosakah aku jika kubenci dirinya yang telah membuatku dibenci? meski hati kecilku selalu berkata, aku sangat menyayanginya. -Kinar- Hanya beribu kata maaf yang dapat aku lontarkan, walau kata itu takkan mampu merubah takdir dan kebahagiaanmu yang telah hancur karena ulahku. Aku tak tau apa yang bisa kulakukan untuk menjauh dari kelamnya hidupku ini. Aku tak tau bagaimana cara untuk dapat membahagiakanmu. Namun hanya satu yang pasti, aku sangat-sangat menyayangimu dan aku rela mengorbankan segalanya, meski jiwa, raga bahkan nyawaku taruhannya. -Karina- Aku hanya seorang lelaki biasa yang mencintaimu. Tak memandang siapa dirimu, darimana asalmu, setinggi apa derajatmu. Karena rasa ini tumbuh atas karunia-Nya, maka ijinkanlah aku untuk dapat mencintaimu atas ridho-Nya. -Nazar- Cerita ini pindah lapak ke KBM ya. Terima kasih 🙏😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines