Dua cangkir, dua rasa

Dua cangkir, dua rasa

  • WpView
    Reads 327
  • WpVote
    Votes 55
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Oct 6, 2024
Cerita ini hanya sepenggal kisah cinta putih biru. Sebuah perkenalan dalam kelas, dan waktu yang berjalan. Mendekatkan kita, seolah saling melengkapi. Tak ada kata pisah, cerita demi cerita terajut membentuk kenangan yang tak dapat di gantikan oleh apapun. Relindo Hafizan Adhitama adalah laki-laki yang membekaskan kenangan dalam sebuah kisah putih biruku. Namun, apalah daya. Jika ternyata, aku dan dia yang di pertemukan oleh pendidikan kembali di pisahkan pula oleh pendidikan. Waktu tak dapat di putar kembali, karena waktu berjalan maju. Lama tak berinteraksi membuat kami menjadi canggung, pertemuan demi pertemuan tak kunjung membuat pertemanan kami kembali utuh. Begitupun, setelah aku menyadari jika hatiku terjebak dalam hatinya tanpa di sadari. |MURNI HASIL PEMIKIRAN AUTHOR| [Cover dari Pinterest] 'Selamat membaca'🤗💔
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KENANGAN MANIS DI BANGKU SMP
  • Kisah Klasik Dua Bulan Terakhir
  • PRESENT IS PRESENT  [COMPLETE]
  • Untuk Dua Merpati Hebatku
  • Bandung
  • SCELTA (Belum Revisi)
  • Jungkir Balik Zona Skripsi (END) ✔️
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Jejak Waktu [Complete]
  • Oceané [END]

Di balik riuhnya masa putih biru, tersimpan kisah yang tak akan pernah terlupakan. Oka dan Arum, dua anak SMP yang dipertemukan oleh takdir, menjalani hari-hari penuh canda, tawa, dan sedikit rasa yang sulit diungkapkan. Dari pertemuan pertama yang canggung hingga momen-momen manis yang diam-diam terukir di hati, mereka menghadapi berbagai cerita-tentang persahabatan, persaingan, dan mungkin, perasaan yang lebih dari sekadar teman. Namun, seperti halnya semua perjalanan, waktu selalu membawa perubahan. Apakah kenangan manis mereka akan tetap hidup dalam ingatan, atau justru menjadi pelajaran berharga sebelum melangkah ke masa depan? Sebuah kisah sederhana tentang cinta pertama, kebersamaan, dan perpisahan yang tak terhindarkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines