Story cover for From Ashes and Illusion by wardokman69
From Ashes and Illusion
  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Feb 14, 2021
Aku tak tahu bagaimana dan mengapa aku berada di sini. Aku terbangun dalam kegelapan bersama orang-orang yang tidak kukenal. Ketika kegelapan memudar, dunia bernama Grimgar menanti untuk dieksplorasi.


- I do not own Grimgar of Fantasy and Ash, everything belong to Ao Jumonji.
- This fanfiction contain spoiler of later volumes, reading the novel first is a must.
All Rights Reserved
Sign up to add From Ashes and Illusion to your library and receive updates
or
#822isekai
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Mythology Universe (1) : HIRAETH cover
7 PROMISE cover
Arcelia || On Going cover
Hiraeth [KM] cover
The Wicaksana •√ cover
LORONG RINDU ✓ cover
Kisah Yang Terlupakan cover
My New Life (Akabane Karma x Reader) cover
Transmigrasi Amora L² cover
Destiny as Well as A Dream cover

Mythology Universe (1) : HIRAETH

36 parts Ongoing

All Genre's :Mythic Fantasy, Sciene Fiction, Futuristic Era, Adventure, School Life, Paranormal. Sejak kecil, Jace Damian Harrison tak memiliki teman. Orang-orang menganggapnya pembawa sial, karena siapapun yang berteman dengannya sebagian besar selalu meninggal. Bertahun-tahun hidup tanpa teman, membuatnya terbiasa sendirian. Aura kematian yang selalu dilihatnya hampir setiap hari terasa sangat biasa. Dia takkan repot-repot menghampiri orang itu dan berkata, "Kau akan mati." Namun, Jace tak pernah merasakan kematiannya sendiri. Ternyata rasanya biasa saja. Yang tidak biasa adalah dirinya bertemu dengan ayah yang tak pernah dijumpai seumur hidup. Ayahnya pun tampak tak ingin berlama-lama menghabiskan waktu bersamanya. Jace dilempar ke dunia aneh. Dia tak bisa pulang. Sama sekali. "I want to go home, but I don't know where is my home." *** [Semua yang ada di sini hanyalah fiksi. Jika ada kesamaan nama, tokoh, dan tempat, itu hanyalah kebetulan. Diharap jangan memplagiat, karena membuat cerita bukanlah hal seenteng merobek buku.]