I'm (not) Bringer Of Death

I'm (not) Bringer Of Death

  • WpView
    Leituras 1,414
  • WpVote
    Votos 294
  • WpPart
    Capítulos 46
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, fev 19, 2022
WpInfo
Ficção
Romance
Pernah berada dihubungan pelik? Pernah memperjuangkan sesuatu tanpa ada imbal balik? Pernah mengalami frustasi dan ingin lari? Kalau iya, oke kita sama. Ditumpukan bab ini akan menceritakan bagaimana peliknya kehidupan gue yang..entah lah, rasanya siklus tawa dan duka benar-benar tidak mau lepas. Tapi gue juga bersyukur karena ketika gue mau jatuh sejatuh-jatuhnya, akan selalu ada orang yang percaya dan dukung gue. Lo pun juga harus sama, meski tidak pernah tahu kemana arah yang bakal lo tuju, Harus tetap bergerak. Yah.. Meskipun hanya berdasarkan alasan 'menunggu waktu buat pergi'. -Darel Ardiaz Rafardhan-
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Inginku Memilikimu
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • ALFAREZI [On Going]
  • Carla
  • Imamku Badboy (SUDAH TERBIT) ✔
  • Promise Me ( END )
  • Romansa Mayor [ TERBIT ]
  • Till I Meet You

Walaupun aku tahu, aku sudah berkali-kali membuat kesal bahkan marah. Dan saat kamu kecewa denganku, aku datang dengan wajah tidak berdosa. Disaat aku sedih, kamu yang ada disampingku. Saat aku bahagia pun, kamu merasa bahagia walau aku tahu, tersirat ada rasa keKECEWAan. Namun demi membuatku tersenyum, kamu mengeluarkan beribu cara untuk menyembunyikan semua itu. Maafkan aku! Aku tidak tahu! Sumpah! Aku tidak mau salah memilih lagi! Aku tidak rela kamu bersama yang lain. Mungkin aku egois, karena hati. Hati aku yang selalu menuntunku untuk memilihmu. Prilly. Sungguh, aku sudah tak kuat menerima kenyataan ini. Dia sudah bahagia! Tapi aku tetap mengharapkannya! Kenapa Tuhan! Kenapa Engkau mengirim aku hanya untuk menjaganya, bukan memilikinya! Aku ingin menangis menyaksikan semua ini! Tapi aku tak mau terlihat lemah. Aku harus kuat. Tapi, saat dia menceritakan apa yang terjadi hari ini dengan senyum riangnya, ya? Aku senang. Apakah aku harus rela melepaskannya untuk orang lain yang disukainya?! Aku tak rela Tuhan! Aliando.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo