We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Moon and The Fallen Stars

Moon and The Fallen Stars

  • WpView
    Reads 209
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 28, 2025
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
--- Bulan-ia memang bersinar indah saat malam, namun di balik cahayanya, tersembunyi kegelapan yang tak semua orang tahu. "Kau tahu? Jika perlu ribuan tahun untuk bertemu denganmu lagi, maka aku rela melewati semuanya..." Kata yang masih menyisakan luka, sebab jika akhirnya akan selalu sama, bukankah lebih baik untuk melupakannya? Untuk tidak mengulang kisah yang berakhir dengan kehilangan? Tapi takdir punya cara sendiri untuk berputar. Dan kisah yang sama pun terulang kembali. --- Status: On Going [slow update]
All Rights Reserved
#88
2025
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • That Feeling When - Lee Heeseung
  • escape - heejay {END}
  • Strings of Fate
  • Ephemeral{Fanfic Boboiboy} ✔️
  • Dalam Diam, Aku Pamit {Terbit}
  • Mentari Tanpa Sinar
  • The face? [SUNGJAKE] [SLOW UP]
  • _W. O. D_ [ENHYPEN]
  • Tiga Belas Misi ✔️
  • H E A R |Here Iam,Ruka (COMPLETED)

Atha dan Harsa-dua nama yang pernah tak terpisahkan. Sejak masa SMP, Atha selalu ada di setiap langkah Harsa. Ia adalah pendengar setia, penghibur di saat-saat gelap, dan penjaga rahasia perasaannya sendiri. Namun hidup punya caranya memisahkan dua hati yang saling mengenal terlalu baik. Tanpa pamit, Atha menghilang, meninggalkan Harsa hanya dengan ingatan yang samar namun tak pernah benar-benar pudar. Tiga tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali di bawah langit yang sama-kali ini di lingkungan kampus. Tapi segalanya berbeda. Atha memilih berdiri di kejauhan, mengamati tanpa suara, sementara Harsa, yang kini berdiri di atas panggung musik, mulai merasakan kekosongan yang tak bisa diisi oleh siapa pun selain... dirinya. Perlahan, masa lalu yang terkubur mulai menguak. Rasa yang dipendam mulai menuntut untuk diakui. Dan di antara denting gitar, tawa yang tertahan, dan tatapan yang terlalu lama terjebak, Atha dan Harsa harus menjawab satu pertanyaan: berani kah mereka memberi kesempatan kedua pada sesuatu yang tak pernah benar-benar berakhir? -Jakarta, 8 Februari 2025-

More details
WpActionLinkContent Guidelines