TAPI BUKAN AKU

TAPI BUKAN AKU

  • WpView
    Reads 84
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 10, 2021
Menyukai tunanganku sejak duduk di bangku TK , bukankah Tuhan begitu baik. Namun ketika teman kecilku itu tidak menaruh hati yang sama denganku. Aku seperti tertampar, ada yang menohok hati ku tapi tak terlihat . . . "Kembalilah ,".. ucapnya sendu pendar mata yang aku benci , menatapku kasihan. Aku tidak suka dikasihani. Dulu pendar mata itu selalu menatapku acuh, kadang datar dan jenaka. Aku menatapnya dengan tatapan tak terbaca antara kaget dan kesal , atau mungkin berkaca-kaca . Entahlah.. Darimana dia tau aku disini. Bertahun-tahun aku bersembunyi jauh dari hidupku yang dulu. "kamu yang pulang , aku bukan tanggung jawab kamu atau keluargamu lagi." Gagal,.. Airmataku turun dengan seenaknya tanpa bisa ku bendung. kenapa perih sekali melihatnya lagi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maria Broken Heart To My Love(Slow Update)
  • MY BOYFRIEND IS MY HUSBAND
  • Rendra & Lila [END]
  • mengapa kita tak bisa bersama?
  • Orange's || Season 1 [Completed]
  • KETIKA HATI HARUS MERELAKAN
  • Look At Me!!!
  • See You In The Next Love Story
  • Home (Completed) (Repost)
  • Not A Simple Love (TELAH TERBIT)

Mengapa? cinta datang jika hanya untuk menyakiti, lalu pergi dan meninggalkan luka yang sangat dalam di lubuk hati. Haruska aku egois demi cinta? Pantas kah? Aku mendapatkan dia yang nyaris sempurna, dengan seorang gadis nakal yang selalu bolos dan bobby dugem sepertiku. Jawabannya jelas tidak! Karena dia yang kucintai. Memilih pergi dan menikah dengan wanita lain, tanpa mau berjuang bersamaku. Dia menyakitiku bertubi- tubi. Dimana aku menyaksikan dirinya bersanding dengan wanita lain di atas pelaminan. Memang aku yang terlalu bodoh, karena menyimpan rasa cinta kepada kakak tiriku sendiri. Sudah pasti cinta ini berakhir sia- sia. Aku sudah cukup berjuang untuk meyakinkan dirinya bahwa aku sangat mencintainya. Tapi dia tetap memilih pergi. Saat itu hatiku sangat hancur membuatku nyaris gila dan putus asa! Akhirnya! Semua kenakalan yang tidak lagi kuperbuat selama mengenalnya, kini kembali kulakukan. Tiada lagi hari- hari indah yang kulalui semua terasa hampa. Di sekolah hukuman kembali menjadi candu bagiku. Sampai seseorang membuatku kembali bangkit dan membuat hidupkku kembali berwarna. Dia adalah......

More details
WpActionLinkContent Guidelines