Kacamata Merah

Kacamata Merah

  • WpView
    Reads 68
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Mon, Feb 15, 2021
[Kacamata Merah] Sejak mendadak terkenal karena penampilannya, Koyuki melupakan kacamatanya. Seseorang yang dulu pernah 'menembak' kembali lagi pada kehidupannya. Dan anehnya, hal itu tak terasa buruk. KoyuHina [Republished from Ao3 on June 03, 2016]. [Life for Game] Hina selalu bermain game di depan layar monitor di kamarnya, dan nyaris tak pernah melewatkan itu. Dia juga selalu menjadikan hal-hal kecil sebagai cara untuk bersaing. Hanya ada suatu masalah yang bisa membuatnya tidak mendatangi tempat itu lagi. [Republished from Ao3 on Mar 18, 2017]. Commite Executive Love by HoneyWorks. Setoguchi Hina, Ayase Koyuki. Romance, Drama, Family [cover by Shie79] [story by Shie79]
All Rights Reserved
#10
senpai
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] ✅ Oh, My Princess
  • Stuck In Love
  • Blurry Memories
  • save me please
  • UNBELIEVE
  • Refuse Forget
  • I Found You [SaiHina]
  • Sakura Story 💕 (Completed)
  • Pretending
  • Mirai no Yakusoku (Janji Masa Depan)

🌹 Follow Author, ya 😄😄 🌹 Disclaimer : Masashi Kishimoto 🌹 Pairing : SasuHina #Repost 🌹🌹 Oh My Princess🌹🌹 Hinata tersenyum menatap tunangannya yang kini berdiri di hadapannya. Gadis itu menyerahkan sebuah kotak kaca berisi kupu-kupu cantik yang sudah diawetkan. Souvenir pemberian sang ibu dari Perancis. Sementara sebelah tangannya lagi memegang kotak kaca lainnya yang lebih besar berisi kupu-kupu yang tak kalah cantiknya dan masih hidup. Kupu-kupu berwarna ungu itu bergerak-gerak di balik frame. "Cantik, bukan?" "Hn." "Kau tahu ... karena kecantikannya justru menjadi bencana baginya. Seandainya ia tidak secantik itu, mungkin nasibnya tidak akan ditangkap manusia lalu berakhir menjadi souvenir seperti ini." Si bungsu Uchiha itu menatapnya curiga. Pemuda itu memiliki firasat yang tidak enak. "Ada apa?" "Secantik apapun kupu-kupu ini aku akan membiarkannya keliaran bebas karena aku yakin, ia lebih bahagia seperti itu walau berarti aku tak bisa memilikinya." Hinata membuka kotak kaca berisi kupu-kupu yang bergerak-gerak tersebut. Tak ada satu detik kupu-kupu itu terbang bebas. Semakin jauh meninggalkan Sasuke dan dirinya. Hinata tersenyum. "Sama sepertimu, meski aku bisa menahanmu agar terus di sisiku, tapi aku tak boleh egois. Karena ini bukan hanya kebahagianku saja, tapi juga kebahagiaanmu." Dia memejamkan matanya sejenak, mengambil napas dalam-dalam, lalu manik amethysnya menatap onix di depannya. "Mari kita akhiri pertunangan ini sekarang. Sejak awal aku tahu kau memang tak menginginkan perjodohan ini." Sasuke mematung, dia susah bernapas. Inilah yang dia tunggu, putusnya pertunangan itu tapi kenapa hatinya justru sakit tak karuan? Sesuatu di dalam dadanya terasa pecah, nyeri di sana tapi kebas di seluruh tubuhnya. Kenapa hal itu terasa menyakitkan baginya? Bukankah dia harus bersorak karena pada akhirnya bisa bersama kekasihnya? Tapi kenapa? Satu hal yang dia sadari. Uchiha Sasuke telah dicampakkan. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines