The Devil's Angel [End]

The Devil's Angel [End]

  • WpView
    MGA BUMASA 158,344
  • WpVote
    Mga Boto 9,961
  • WpPart
    Mga Parte 57
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Mon, Jul 25, 2022
Laras sepenuhnya sadar bahwa berhubungan dengan seorang Nathaniel akan membawa perubahan besar dalam hidupnya. Selain rentang umur yang terpaut hampir sepuluh tahun, mereka memiliki banyak perbedaan. Terlebih perbedaan pendapat. Sejak dini Laras selalu mensugesti dirinya sendiri agar tidak jatuh terlalu dalam akan pesona kakak dari sahabatnya itu, tapi hati siapa yang bisa mengatur, bukan? Yang jadi masalah adalah Nathan itu tak ubahnya seperti iblis berwujud manusia. Hidupnya penuh misteri dan tak tertebak. Lelaki itu menyembunyikan rapat-rapat semua yang berkaitan dengan dirinya. Bahkan, untuk memberi tahu jenis pekerjaan yang digeluti saja mampu membuat Laras angkat tangan. "Om serius nggak sih sama hubungan ini?" "Masih butuh jawaban?" "Bangsat! Kalau nggak butuh, ngapain gue nanya ini ke elo, sih?!" "So, you know the answer." "Ya Tuhan!" Akankah Laras menjatuhkan pilihan terakhirnya untuk Nathan? Atau justru kembali menjadi dirinya seperti saat belum berhubungan dengan lelaki itu? February, 2021
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Cuddling Myself
  • Not Like The Movies
  • Bintang Untuk Nara
  • Agby (Sequel Om CEO) [Selesai]
  • My Daisy ✔
  • Positif Cuek 100% (SELESAI)
  • Nine Problems (END)
  • Born To Love You [Terbit 28 Juni 2023]
  • Hidden In The Dark

"Aku mau tidur sama Kakak!" teriak gue sebelum laki-laki itu pergi dari kamar ini. Ya katakanlah gue udah gila karena nerima tawaran buat tidur sama dia gitu aja. Terus apa yang gue dapet? Sudut bibir laki-laki itu tertarik ke atas. Hanya dengan matanya, gue sudah ngerasa dilucuti lewat tatapan tajam dia itu. "Sebucin itu lo sama gue?" tanya dia sambil mandang remeh ke arah gue. "Kakak ngasih pilihan..." menjeda pelan, gue neguk ludah kasar. "Dan pilihan aku adalah tidur sama Kakak," lanjut gue. Terserah dia mau bilang apa, yang penting gue juga dapet apa yang gue mau. Laki-laki bertubuh jakung dengan badan proposional itu berjalan ke arah gue yang sekarang lagi duduk di tepi ranjang. Tubuhnya membungkuk, memajukan wajahnya hingga membuat tubuh gue sontak mundur ke belakang. Namun tangan laki-laki itu justru nahan punggung gue. Mata gue melotot waktu ngerasain tangannya bergerak mengelus pelan punggung gue, dengan wajahnya yang semakin maju. Gue bahkan sudah nahan napas saking ngga siapnya dengan sikap dia itu. Jantung gue berdebar kencang seakan lagi ada pesta di dalam sana. "Lo tahu tidur yang gue maksud, ngga akan seindah tidur yang lo impikan." Dan gue tahu, sedari awal gue ngga pernah nyesel sama pilihan gue. Karena kehilangan dia, jauh lebih buruk dari pada penyesalan yang menanti di ujung sana. ••••••••• Story Written by Glynis Awnthera October 9th, 2020

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman