LUCIDITY [Halilintar Reincarnation]

LUCIDITY [Halilintar Reincarnation]

  • WpView
    LECTURES 6,043
  • WpVote
    Votes 830
  • WpPart
    Chapitres 18
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., mars 29, 2026
"Aku tidak ikhlas." Ketika kuasa Elektro berhasil jatuh ke tangan Kira'na, ia membutuhkan wadah yang bisa menampung kuasa itu karena pedang Satriantar sudah tiada dalam pertarungan Gurlatan. Sehingga mau tidak mau, diperlukan 'vessel' yang mampu menyalurkan kuasa Elektro. Halilintar ... adalah saudara yang ditumbalkan. Rimba memang dipercaya untuk menyelamatkan sang kakak, tapi jika taruhannya adalah dua nyawa lebih baik satu selamat. Sehingga dalam pertarungan mengenaskan itu, angka tujuh dikurangi satu. Tidak ada yang bisa menghentikan jamah perhentian dan semua akan dipaksa mengikhlaskan ... mereka semua setuju untuk ikhlas, tapi jangan sekarang. Namun, tidak ada jiwa yang bisa menggapai sisi lain jika masih ada urusan di dunia. Sehingga di momen menegangkan itu, Halilintar memilih kembali bersama Satriantar Ratna, pemilik asal kuasa Voltra yang membawa sumpah benci terhadap Retak'ka. Ratna tahu Retak'ka akan memanfaatkan kuasa Elektro untuk menghancurkan kaumnya, dan di masa kritis itu ia bersumpah untuk kembali. Hanya untuk mengetahui ternyata Retak'ka sudah dikalahkan oleh salah satu jiwa yang ia temukan sedang berkelana di alam baka ... Halilintar. Mereka sama-sama pernah menguasai Elektro, hanya saja kematian Halilintar masih hangat sementara Ratna sudah mempersiapkan reinkarnasi ini dari jauh-jauh abad. Maka dengan permintaan Halilintar, Ratna membawanya bereinkarnasi dengannya. Hanya saja ada satu kendala. "Kuberi kau nama Kiana ya, mirip nama cucuku." Halilintar bereinkarnasi dengan data sama seperti Ratna, sebagai seorang perempuan. Akibat ia tak sempat merencanakan reinkarnasinya, tapi ini lebih baik daripada bergelantung tidak jelas karena pintu alam lain tertutup akibat ada urusan duniawi yang belum selesai. Tujuan reinkarnasi Halilintar hanya satu: "Ayolah kita ikhlaskan kematian ini." Published: 2nd February 2026 Ended: 7th July 2026
Attribution Creative Commons (CC)
#5
boboiboyhalilintar
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • 𝑠𝑒𝑣𝑒𝑛 𝑒𝑙𝑒𝑚𝑒𝑛𝑡𝑎𝑙 𝑠𝑜𝑢𝑙𝑠 || 𝑒𝑙𝑒𝑚𝑒𝑛𝑡𝑎𝑙 {𝑜𝑛 𝑔𝑜𝑖𝑛𝑔}
  • Kita Keluarga?
  • Destiny Of The Crown Prince | Halilintar
  • Obsesi
  • Memories Of Our Brother
  • Brothers (BoBoiBoy Elemental) END
  • Bergema Sampai Selamanya
  • Another Dimension Paralel
  • Here with me
  • Shuffle Siblings ✔️

"𝐀𝐍𝐓𝐀𝐑𝐊𝐀𝐍 𝐀𝐊𝐔 𝐊𝐄𝐌𝐁𝐀𝐋𝐈 𝐊𝐄 𝐈𝐒𝐓𝐀𝐍𝐀!!! 𝐇𝐔𝐇𝐔𝐇𝐔 𝐀𝐊𝐔 𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊 𝐌𝐀𝐔 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏 𝐁𝐄𝐑𝐃𝐀𝐌𝐏𝐈𝐍𝐆𝐀𝐍 𝐃𝐄𝐍𝐆𝐀𝐍 𝐌𝐀𝐍𝐔𝐒𝐈𝐀-𝐌𝐀𝐍𝐔𝐒𝐈𝐀 𝐈𝐍𝐈!!." 𝐩𝐞𝐤𝐢𝐤 𝐬𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐩𝐚𝐧𝐠𝐞𝐫𝐚𝐧 𝐨𝐫𝐞𝐧 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐛𝐞𝐫𝐭𝐞𝐫𝐢𝐚𝐤 𝐡𝐢𝐬𝐭𝐞𝐫𝐢𝐬 𝐦𝐞𝐥𝐢𝐡𝐚𝐭 𝐤𝐞 𝐬𝐞𝐤𝐞𝐥𝐢𝐥𝐢𝐧𝐠𝐧𝐲𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐭𝐚𝐦𝐩𝐚𝐤 𝐚𝐬𝐢𝐧𝐠 𝐝𝐢 𝐦𝐚𝐭𝐚 𝐝𝐚𝐧 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡𝐧𝐲𝐚. "𝐚𝐬𝐭𝐚𝐠𝐚 𝐝𝐞𝐰𝐚, 𝐤𝐞𝐧𝐚𝐩𝐚 𝐮𝐣𝐢𝐚𝐧 𝐤𝐮 𝐛𝐞𝐠𝐢𝐭𝐮 𝐛𝐞𝐫𝐚𝐭, 𝐚𝐤𝐮 𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤 𝐦𝐚𝐮 𝐝𝐢 𝐣𝐚𝐝𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐛𝐮𝐝𝐚𝐤 𝐝𝐢 𝐭𝐞𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐢𝐧𝐢...." 𝐥𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐩𝐚𝐧𝐠𝐞𝐫𝐚𝐧 𝐛𝐢𝐫𝐮 𝐞𝐬 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐛𝐞𝐫𝐬𝐚𝐧𝐝𝐚𝐫 𝐝𝐢 𝐛𝐚𝐡𝐮 𝐩𝐚𝐧𝐠𝐞𝐫𝐚𝐧 𝐩𝐞𝐫𝐭𝐚𝐦𝐚. "𝐈𝐍𝐈 𝐒𝐄𝐌𝐔𝐀 𝐒𝐀𝐋𝐀𝐇 𝐌𝐔 𝐒𝐄𝐑𝐈𝐆𝐀𝐋𝐀 𝐊𝐔𝐓𝐔𝐁, 𝐉𝐈𝐊𝐀 𝐊𝐀𝐔 𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊 𝐌𝐄𝐍𝐄𝐍𝐃𝐀𝐍𝐆 𝐃𝐀𝐍 𝐌𝐄𝐌𝐁𝐄𝐊𝐔𝐊𝐀𝐍 𝐑𝐔𝐀𝐍𝐆𝐀𝐍 𝐌𝐀𝐍𝐓𝐑𝐀 𝐈𝐍𝐈 𝐒𝐄𝐌𝐔𝐀 𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊 𝐀𝐊𝐀𝐍 𝐓𝐄𝐑𝐉𝐀𝐃𝐈." 𝐩𝐞𝐤𝐢𝐤 𝐩𝐚𝐧𝐠𝐞𝐫𝐚𝐧 𝐨𝐫𝐞𝐧 𝐢𝐭𝐮. "𝐲𝐚 𝐲𝐚 𝐲𝐚 𝐬𝐞𝐦𝐮𝐚 𝐧𝐲𝐚 𝐬𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐤𝐮"

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu