Takdir Putri

Takdir Putri

  • WpView
    Reads 4,792
  • WpVote
    Votes 413
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 24, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"Pah aku dapet juara olimpiade loh " "Pah aku menang tanding basket di sekolah" "Papa bisa dateng gak ke acara Olimpiade aku? " "Papa aku rengking 1 loh di sekolah " " Papa bisa gak ambil rapot aku di sekolah " Ini kisah Putri yang dimana tidak pernah mendapatkan kasih sayang dari Papanya semenjak ibunya telah meninggal beberapa tahun yang lalu Semua tidak ada yang tau jika Putri sedang sakit . Putri menutupi rasa sakitnya dengan bahagia Satu keinginan Putri sebelum pergi yaitu Ingin ridur di peluk oleh Papanya " aku yakin di saat detak jantung aku berhenti dalam hitungan detik orang orang yang ada di sekitar ku akan menjadi sayang ku"
All Rights Reserved
#485
putri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)
  • Waktu?
  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • Memorable
  • Masa Remaja
  • Amour (COMPLETE)
  • Satria Dirgantara [Complete]
  • APRIL
  • Juan [REVISI]
  • SELESAI (Say Goodbye)

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. Semua orang mengatakan Gita adalah penyebab kematian saudara kembarnya. Tidak ada yang peduli untuk bertanya bagaimana rasanya kehilangan seseorang yang selama ini selalu berada di sisinya. Sejak tragedi itu, hidup Gita berubah sepenuhnya. Gadis yang dulu ceria kini hidup dalam bayang-bayang masa lalu, dikelilingi tatapan yang menghakimi dan tuduhan yang tak pernah hilang. Bertahun-tahun kemudian, ketika ia mulai mencoba menata hidupnya kembali, serpihan kebenaran yang lama terkubur perlahan muncul ke permukaan. Namun semakin dekat Gita pada jawaban yang selama ini ia cari, semakin ia menyadari bahwa tidak semua luka berasal dari kebencian. Sebagian lahir dari kata-kata yang tak pernah diucapkan. Dan sebagian lagi dari pertolongan yang datang terlambat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines