Respirator [Selesai]

Respirator [Selesai]

  • WpView
    Reads 19,902
  • WpVote
    Votes 1,470
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadComplete Wed, Sep 1, 2021
Proses Pengeditan [B R O T H E R S H I P] Gosipnya menyebar, secepat angin yang membawa dedaunan berguguran. Hampir satu sekolahan sudah mengetahui. Bahkan itu belum diberi keterangan dari pihak yang bersangkutan. Mereka langsung percaya begitu saja. Sagara sudah tahu semua. Soal 'berita' dirinya yang akan dikeluarkan dari sekolah. Itulah alasan mengapa sekarang dia berjalan sendirian, tanpa sang adik. Tadi malam setelah kabar baik dirinya mendapat pekerjaan, mereka bertengkar hebat. Sagara yang tiba-tiba mengeluarkan kalimat tajam. Bahkan dia sendiri mencoba berpura-pura tidak tahu kalau sang adik menahan sakit. Saat itu pikirannya hanya satu, dia memang seharusnya tidak ada, tidak lahir dan mempunyai hubungan dengan Devano. Kalau akhir ceritanya hanya dia yang menanggung sakit ini sendirian. "Bang Gara, jangan nyesel punya adik kayak Devano." Tidak. Sekalipun dirinya tidak dianggap dan diacuhkan, Devano masih tetap adiknya. Dan dirinya, Sagara, tidak akan menyesal terlahir menjadi Kakak Devano.
All Rights Reserved
#171
dingchengxin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SEPARATED BROTHER [END]
  • Kara's Journey; Will Walk Again (End) ✓
  • Menjadi Skala ✓
  • RAVENDRA
  • Cakra's Last Embrace. | End |
  • 𝐃𝐔𝐀 𝐖𝐀𝐉𝐀𝐇 𝐒𝐀𝐓𝐔 𝐍𝐘𝐀𝐖𝐀
  • About You And Me
  • Avyan (End) ✓
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • DEAR MR.COLD

Tian, seorang pemuda baik hati menghabiskan nyaris seluruh hidupnya untuk mencari sosok Bian, adik kandungnya yang telah hilang 18 tahun lamanya. Berbagai cara telah Tian lakukan untuk menemukan Bian. Tapi bahkan dalam jangka waktu selama itu, dia tak kunjung menemukan satu satunya keluarga yang masih dimilikinya itu. Bahkan Tian tidak tahu apakah Bian masih hidup atau sudah- Hingga disuatu pagi ketika dia mengantarkan roti pesanan pelanggannya, dia tidak sengaja terlibat masalah dan berakhir adu cekcok dengan sosok tuan muda kaya raya, bernama Barry Arya. Tuan muda itu angkuh, sombong, dan memiliki temprament yang sangat buruk. Tian berharap tidak akan pernah dipertemukan lagi dengan sosok itu. Cukup sekali dipagi yang sial itu Tian bertemu dengannya. Tapi rupanya Tuhan memiliki rencana lain. Siapa yang menyangka bahwa pada akhirnya Tian malah membiarkan tuan muda sombong itu tinggal menumpang di apartemen sederhananya? Benar-benar tak terduga! Tapi sebenarnya siapa sosok Barry? Kenapa lambat laun Tian malah merasa anak itu tidak asing baginya? ... "Mana mungkin?! Bian tidak mungkin seperti dia! Kakak tidak tahu saja semenyebalkan apa dia. Tidak mungkin Bian ku yang manis dan lucu itu tumbuh menjadi seperti dia." -Tian- "Hei Tian! Memangnya apa yang salah denganku?! Lagipula siapa yang ingin menjadi Bianmu?!" -Barry-

More details
WpActionLinkContent Guidelines