bukan GADIS TANPA PERAN [Complete]

bukan GADIS TANPA PERAN [Complete]

  • WpView
    Reads 811,227
  • WpVote
    Votes 123,391
  • WpPart
    Parts 72
WpMetadataReadComplete Sun, Jun 13, 2021
Namaku El. Usiaku 16 tahun. Hidupku seolah dikekang oleh penulis jahat. Berkali-kali aku bertemu dengan orang jahat di sekitarku, tidak ada satu pun yang memihakku. Aku El. Aku memiliki masa lalu yang terus membayangiku sampai sekarang. Siapa yang tau jika nanti aku akan bertemu mereka lagi atau tidak. Aku El. Si dingin yang dibentuk karena lingkunganku. Apakah aku akhirnya akan membutuhkan seorang teman? Seorang sahabat? Entahlah. Aku tidak percaya lagi. Aku El. Si pengamat atau cctv di pojok belakang kelas. Teman sekelasku memiliki peran-peran yang amat penting, dan aku yang bertugas mengawasi mereka dalam diam. Namaku El.. senang berkenalan dengan kalian. Aku harap kalian tidak mengkhianatiku seperti teman-temanku sebelumnya. 🌼 Jangan lupa support cerita ini dengan Follow, Vote, Comment, dan Share jika berkenan💛 🌼 Selamat membaca. Salam dariku Ayasaurus 🧚🏻‍♀️ Jakarta, 25 Februari 2021
All Rights Reserved
#33
publicfigure
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BACK [TERBIT]
  • F A K E ? [End]
  • It's Me
  • GALANG [SELESAI]
  • ELIS MAXWELL : Turnamen Letopeia
  • Tersimpan Di Langit Biru
  • Finding Daddy (END)
  • ALDEN(END)
  • Bicara (COMPLETED)
  • NOISY SOUL [Ongoing]

Sudah terbit di nawalara.media. Untuk info pembelian bisa DM Instagram author @a_pjlst Rank: # 1 - bunuh diri (20 Desember 2023) # 1 - pembalasan (16 Mei 2024) # 2 - dendam (20 Mei 2024) # 3 - misteri (7 Juli 2024) Kedatangannya bagai bom waktu, terutama untuk mereka yang menjadi dalang dari kematian gadis itu. Aura Bercly Alexander, ia kembali untuk menghukum mereka yang menutup mata akan ketidakadilan. Tak ada tatapan sendu, takut atau jalan menunduk, kini hanya ada tatapan mengintimidasi yang ia layangkan. "Ngga mungkin kan dia, kembali?" "Please, bilang ke gue ini cuma prank!" Sesekali ia tersenyum menatap seluruh penghuni sekolah dari atas gedung berlantai 3 itu. "Bukankah kurang lengkap jika kebahagiaan tanpa adanya ketakutan?" ••• PLEASE DON'T COPYRIGHT MY WORK!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines