BERSUA LEWAT SAJAK [SUDAH TERBIT]

BERSUA LEWAT SAJAK [SUDAH TERBIT]

  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Tue, Feb 16, 2021
Sinopsis : Ketika bibir ini bungkam maka, sajaklah yang bisa mewakilinya untuk mengungkapkan rasa yang ada di dada. Hati adalah tempat bersarangnya rasa. Adakalanya duka menyelimuti hati dan membuatnya kelam, sangat kelam. Memang, terkadang sajak pun sudah cukup untuk mewakili rasa yang sulit terucap, sajak-sajak yang indah menari bersama hati, biarkan hatimu lega dan katakan pada semesta "Aku baik-baik saja." Kumpulan sajak yang ada di antologi puisi Bersua Lewat Sajak adalah kumpulan puisi dengan berbagai tinta rasa yang berusaha diukir dan dituangkan dalam selembar kertas. Biarkan pena itu menari di atas selembar kertas dan menuangkan semua rasanya disana. Tidak hanya rasa senang, rasa sedih pun terkadang perlu dikenang supaya kita tidak salah melangkah di masa depan. Mari bersua lewat sajak bersamaku lewat antologi puisi ini.
All Rights Reserved
#189
antologipuisi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mungkin? (Tamat)
  • Cinta Yang Hilang (On Going)
  • Maaf' (Revisi)
  • About feelings   (selesai)
  • ANTARA KITA DAN CERITA
  • Aksara Tak Bertuan
  • Kumpulan Puisi Bameswara West Java Philoshophy
  • Love My Enemy
  • Sepenggal Rasa [Complete]✓

"Mungkin rasa untuknya masih ada. Tapi percayalah, bukan lagi dia yang di hatiku sekarang. Apa yang terjadi saat aku terlanjur mencintaimu? Apa itu salah? Tapi cinta tidak pernah salah." -Hasyakyla Vionetta C.- "Mungkin terlalu cepat. Saat aku terjatuh sejak pertama kali melihatmu. Aku terpana melihat senyummu. Hatiku terus bergetar saat berada di sampingmu. Tapi kamu masih saja melihatnya yang meninggalkanmu. Saat ini dia tidak lagi untukmu. Bisakah aku singgah sekarang? Atau haruskah aku menunggu lebih lama lagi?" -Abryan Marcelino- "Mungkin telah terlambat. Lalu sekarang siapa yang bisa disalahkan? Tidak ada. Cinta datang dengan sendirinya, tanpa tahu pada siapa dan untuk siapa. Sedang aku sendiri baru menyadari bahwa cinta itu datang padaku dan untukmu yang sedang mencintainya." -Ariella Callise D.-

More details
WpActionLinkContent Guidelines