HIS SECRET

HIS SECRET

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 28, 2021
"apakah, setelah ini kau akan meninggalkanku?" tanya Rangga menatap gadisnya itu dengan mata basah. Dara menatap mata Rangga dalam, ia membisu. Mengapa? mengapa harus dia? mengapa harus Rangga?, seseorang yang sangat ia cintai melebihi siapaun didunia ini. Ia menunduk menatap kedua sepatunya. "entahlah, aku membenci mengakui hal ini" -Dara
All Rights Reserved
#85
qiankun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • syzygy: Garis Bintang
  • The Wounds (Oesangsong) / CHANBAEK GS ✔
  • Putri Aslinya Terbongkar, Seluruh Keluarga Pun Memohon Ampun
  • Senja, Mengapa Kau Begitu Indah?
  • Saving the Villain in Progress (Through Book) [END]
  • BAD BOY VS CEWEK TOMBOY
  • LET'S GO BACK TO THE PAST
  • 𝐓𝐡𝐞𝐢𝐫 𝐒𝐭𝐨𝐫𝐢𝐞𝐬 || 𝐂𝐡𝐚𝐞𝐬𝐨𝐨
  • Xiu Xiu

"Kamu manis, wajib beli danusan manis, biar extra manis." Ujar Vikram. "Kalau kamu, suka yang manis?" Balas Wisnu. "Suka," Jawaban Vikram sesuai prediksi Wisnu, namun saat hendak mengeluarkan kalimat, Vikram meneruskan kalimatnya, "makanya aku suka kamu." Sudah seminggu berlalu sejak Vikram menyatakan rasa suka pada Wisnu di depan Gedung Konseling yang menurut Wisnu tidak romantis sama sekali, dan selama seminggu itu Vikram makin terang-terangan. Ketika bertukar pandang di kelas, tidak lagi Vikram membuang pandang, yang ada balas senyuman menawan yang hanya bisa Wisnu balas dengan gelengan kepala. Susu Mbok Darmi yang sebelumnya satu kafetaria ditraktir kini hanya sampai di Wisnu yang terkadang dibumbui catatan kecil lewat sobekan kertas bergaris biru muda seperti "Makan siang yang kenyang! Biar energi kamu ga abis :)" atau "Berhenti menggemaskan, Kak, atau aku terkam" dan lain sebagainya yang kebanyakan tak Wisnu hiraukan. Senyum nakal yang sesekali Vikram berikan sesaat bertukar pandang dengan Wisnu tidak bisa ditoleransi. Persetan dengan pertandingan, ada getar di badan Wisnu dan pikiran berkecamuk, satu pertanyaan muncul dibenaknya, 'apa aku ada ketertarikan pada lelaki?'

More details
WpActionLinkContent Guidelines