Thankyou Jisoo

Thankyou Jisoo

  • WpView
    Reads 352
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 3, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"Ketakutan terbesar dalam hidup adalah ketika dirimu mencoba melawan takdir yang berujung sia-sia" Akan kuberi tahu seperti apa berada di lingkungan orang royal yang berkelimang harta dan bertolak belakang dengan kehidupanku. Aku tidak mengerti denganmu murid beasiswa yang bisa membuat diriku jatuh hati, sedangkan banyak gadis yang lebih darimu tidak dapat memikat diriku. Aku memang anak laki-laki yang berantakan seperti hujan deras. Sedangkan dirimu seperti pelangi yang membuat hidupku seakan berwarna. Oleh karena itu, jadilah pelangi selamanya untukku. Karena laki-laki berantakan ini membutuhkan pelangi seperti mu. Derasnya hujan ini hanya sementara karena setelah itu pelangi indah akan datang. Typo masih bertebaran harap dimaklumi.
All Rights Reserved
#701
jhonny
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Wind for Dandelion ✅
  • LIGHT
  • Destroy Me
  • Gebetan || NCT 127 [END]
  • Fake Stories
  • DIFFERENT SIDE (TaeRin) - Season 1
  • REQUIEM [HYUNJEONG]
  • Scelta reale (JAEMREN vers) END
  • Love Story
  • Red Circle [END]

[HISTORICAL FANFICTION] Kami hanya manusia yang mampu menggoreskan kisah dalam kertas takdir yang telah disediakan oleh Tuhan. Kami bukanlah dewa yang memilih takdir untuk kami jalankan. "Aku telah memilihmu untuk menetap dalam bilik hatiku, maka tetaplah berada di sana dan biarkan aku menggenggammu seerat-eratnya. Ikutlah denganku, jalani segalanya walau angin berubah menjadi badai dan dandelion tak lagi bersisa." Gadis itu adalah dandelion dan lelaki itu adalah sang angin. Angin akan membawa dandelion ke banyak tempat, dalam kondisi apapun, dalam keadaan bagaimanapun. Dandelion akan tulus menerima entah itu tempat yang indah atau tidak sama sekali. Kemana dandelion itu akan menuju? Bahkan sang dandelion dan angin tak akan pernah mengetahuinya, sebelum mereka tiba pada perhentian terakhir mereka. ©2017

More details
WpActionLinkContent Guidelines