bangtan zombie [Bts.ver] END

bangtan zombie [Bts.ver] END

  • WpView
    Reads 17,577
  • WpVote
    Votes 2,274
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadComplete Wed, Sep 1, 2021
WpInfo
Fiction
Horror
Mulai:30juni 2021 End:30 Agustus 2021 Fast up!!!!5 chapter setiap update Gesekan kaki.... Anyir bau darah.... Bahkan teriakan dan isak tangis sangat jelas kami dengarkan.... Untungnya kami bersama Namun..... Kami harus kehilangan satu orang diantara kami Maafkan kami yg tak dapat menyelamatkan mu:" Remake dari cerita ku 'zombie in my world-boy story'
All Rights Reserved
#54
vhope
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CENAYANG (XingQiu)
  • Hah!Dukun?
  • Sukma Lara [END]
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 2
  • TUMBAL PESANTREN
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 1
  • TAKDIR DIO HANIM {BL-MPREG}
  • UNIT KOSONG (TAMAT)

Di bawah gemerlap gedung pencakar langit Shanghai, hantu-hantu modern tidak lagi bersembunyi di sumur tua, mereka bersembunyi di dalam lift, kabel fiber optik, hingga di balik jam tangan mewah. Qiu Dingjie hanya ingin hidup tenang sebagai penjaga toko barang antik milik Li Peien yang eksentrik. Namun, tubuhnya adalah "magnet" bagi roh-sebuah wadah murni yang membuat para hantu rela mengantre demi bisa curhat atau sekadar menumpang lewat. Hidup Dingjie yang berantakan menjadi makin kacau saat Eliot Huang, CEO arogan dengan aura panas yang mampu membakar hantu, datang membawa sebuah kutukan keluarga yang mematikan. Eliot butuh Dingjie untuk bicara dengan leluhurnya, dan Dingjie butuh aura Eliot agar hantu-hantu berhenti menjadikannya bantal guling. Satu kontrak kerja sama terjalin: Eliot menjadi "pelindung fisik" Dingjie, dan Dingjie menjadi "mata" bagi Eliot. Namun, saat rahasia masa kecil yang terkubur mulai terungkap bersama bantuan detektif Jiang Ocean, mereka menyadari bahwa hantu paling menyeramkan bukanlah mereka yang sudah mati, melainkan rahasia yang masih hidup. "Berhenti menyentuhku, Tuan Huang! Aku hanya butuh energimu, bukan lamaranmu!" "Diamlah, Dingjie. Roh di belakangmu bilang kau suka kalau aku menggenggam tanganmu seperti ini."

More details
WpActionLinkContent Guidelines