JESSLYN [END]✔️

JESSLYN [END]✔️

  • WpView
    Reads 70,088
  • WpVote
    Votes 2,439
  • WpPart
    Parts 46
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 9, 2021
"LO TEGA NGEKHIANATIN GUAA!! SEMUA ORANG MUNAFIK, PENGKHIANAT!!" teriak jesslyn yg menggema di jembatan dengan diiringi tangisan pilunya. ----------------------------------------------------------------- Jesslyn adalah seorang anak perempuan yang selalu diabaikan orang tuanya. Selalu di tekan untuk menjadi juara dan unggul dari teman-temannya. Dia memiliki segalanya ,harta , barang apapun dia miliki, tapi hanya 1 yang tak pernah bisa ia miliki yaitu kasih sayang dari orang tuanya sendiri. Memiliki masa lalu kelam dalam hal percintaan, karena laki-laki yang ia puja malah mengkhianatinya, dan itupun dengan sahabatnya sendiri! Lantass bagaimana kah tindakan Jesslyn selanjutnya? Apakah ada yang bisa menggantikan pria di masa lalunya ? Dan apakah orang tuanya akan menyesali perbuatan mereka?
All Rights Reserved
#1
terabaikan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Leyna
  • Menyerah atau Bertahan?
  • SELF LOVE
  • AFKARA [END]
  • Is It Home ?
  • Let Me Love You Longer
  • Evanescent [END]✓
  • Struggle✔
  • About Naskala [on going]

"Aku yang bakal bawa Dhega." "Kamu gila, Bayu? Kamu gak mikirin anak-anak? "Aku atau kamu yang gila? Aku atau kamu yang nggak mikirin anak-anak?" Sedari ia kecil sang ibu selalu memarahinya dengan alasan jika ia harus berguna dan tidak merepotkan orang lain. Ibunya yang selalu meremehkan hal-hal kecil yang ia lakukan, ibunya yang selalu mementingkan dan mengutamakan sang anak pertama. Dunianya kala itu harusnya hanya tentang bermain, malah ikut andil dalam permasalahan orang dewasa. Dan naasnya, ia harus melihat kedua orang tuanya yang memilih untuk berpisah. membuat dirinya harus ikut dengan sang ayah. Semesta Radhega yang tidak ingin melulu menjadi akhir, ia juga ingin menjadi yang utama, yang selalu diprioritaskan ibunya. "Begitu sulit menyuarakan luka, saat mereka terus-menerus mendesakmu untuk sempurna."

More details
WpActionLinkContent Guidelines