Gara Gara Bank Emok

Gara Gara Bank Emok

  • WpView
    LECTURAS 33
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContenido adultoConcluida mié, feb 17, 2021
Gaya hidup yang tinggi membuat kita lupa akan diri kita yang sebenarnya. Emok, ya diera sekarang ini begitu sangat populer hingga masuk ke pelosok pelosok negri. Bagaimana tidak! karna persyaratan yang tidak ribet, juga kita tidak harus datang ke kantor untuk mendaftar. merekalah yang akan mencari kita sebagai nasabah. begitu mudah kan. Beberapa pekan setelah ikut dalam keanggotaan memang berjalan dengan lancar.namun ada kalanya anggota lain yang macet, nah disitulah awal dari masalah. kita sebagai anggota diwajibkan untuk menanggung anggota yang macet dengan direnteng atau sebutan populernya "tanggung renteng". Setiap pekannya selalu ada masalah dan masalah mereka yang berbeda beda. ada yang mencari pinjaman dari pintu ke pintu, ada juga yang meminjam kesanak sodara, ada pula yang sampai meminjam ke bank keliling (bank harian). Pasti kepo kan dengan cerita ini apalagi ini memang ada disekeliling kehidupan kita . Yuk follow, share, komen. juga jangam lupa klik bintangnya
Atribución Creative Commons (CC)
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Kisah Asmara Kaum Rebahan Vs Tukang ngambek
  • Paradigma
  • Cinta Itu Polos?
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • KALINDRA
  • Abu Abu [ completed ]
  • My Duchess / End
  • 3G [Gebran, Gandra, Gilang] END
  • Kwangya Residence
  • ALEYA~~

Pernah enggak sih ngerasa kalau hidup itu bener-bener kayak roller coaster? Kadang di atas, kadang di bawah, kadang muter-muter enggak jelas. Nah, hidup gue kayak gitu. Apalagi sejak kenal dia. Nama gue Arka. Panggil aja Arka, atau kalau mau lebih akrab ya Beb. Bercanda. Gue ini tipikal kaum rebahan sejati. Mikirnya simpel, kalau bisa selonjoran kenapa harus berdiri? Kalau bisa delivery, ngapain harus keluar rumah? Target hidup gue cuma satu: selow. Main game, nonton film maraton, atau scroll TikTok sampai jempol keriting. Intinya, dunia ini diciptakan buat dinikmati dari kasur. Terus, datanglah dia. Nama aslinya Kirana, tapi gue lebih sering manggil dia, "Si Ngambek." Beneran deh, cewek ini moody-nya juara dunia. Dari hal sepele kayak gue lupa balas chat lima menit aja, sampai gue salah milih topping martabak, pasti ujung-ujungnya ngambek. Ngambeknya itu enggak yang drama nangis guling-guling sih, cuma bikin suasana jadi horor. Senyap. Aura dingin. Ngeri. Kadang gue mikir, apa ini hukuman Tuhan karena gue terlalu mager? Kok bisa-bisanya gue nyangkut sama cewek yang punya skill ngambek di atas rata-rata? Rasanya pengen nyerah aja, pengen kabur ke goa terus rebahan di sana seumur hidup. Tapi entah kenapa, setiap dia ngambek, ada aja sisi gemesnya. Setiap dia ngomel, ada aja kata-kata yang bikin gue senyum sendiri. Hubungan kami itu kayak komedi situasi yang enggak ada habisnya. Gue si rebahan yang ogah gerak, dia si tukang ngambek yang segala dirasain. Kayak yin dan yang yang salah jalur, tapi entah gimana, kami malah nyatu. Dan inilah kisah kami. Kisah asmara kaum rebahan dan tukang ngambek. Siap-siap aja, kadang bikin ketawa, kadang bikin pengen jitak kepala gue sendiri.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido