UGLY?
  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 1, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Jessi, siapa yang tak mengenal gadis itu? Dia adalah salah satu siswa korban pembullyan. Banyak orang yang membencinya karena ibunya dulu mantan wanita malam. Selain itu orang banyak menjauhinya karena dia miskin dan jelek. Walaupun dia buruk dimata orang, tapi dia bagus diminta guru. Jessi pintar dalam berbagai pelajaran, kecuali olahraga, dia sangat membencinya karena fisiknya yang lemah. Suatu hari, datanglah seorang murid baru dikelasnya yang menarik perhatian para siswi siswi. Laki laki yang sangat tampan, ia baik kepada seluruh orang, dia juga humoris dan humble kepada siapa pun. Tanpa sadar anak laki laki itu duduk bersebelahan dengan Jessi. Jessi merasa risih karena ini baru pertama kali ada yang mau duduk disebelahnya, apa lagi ini seorang laki laki, kebanyakan laki laki akan merasa jijik jika berdekatan dengannya. Semenjak kedatangan murid laki laki baru itu, kehidupan Jessi mulai berubah. Dulunya yang ia sering dibully jadi sudah tidak ada yang membully, walaupun masih ada yang tidak suka. Dan juga mulai ada orang yang berteman dengannya. Jessi, merasa sangat senang dengan ia yang mendapatkan teman baru. Tapi ia merasa risih, karena murid baru laki laki itu selalu mendekatinya, padahal ia sudah mempunyai pacar. Tidakkan takut laki laki itu dimarahi pacarnya? Pikir Jessi. "Hai! Boleh kenalan?" "B-boleh, n-namaku Jessi!" "Halo Jessi! Perkenalkan gue..." *** Halo, ini cerita ketiga author. Semoga kalian senang dengan ceritanya. Semoga tidak membosankan. Dan maaf kalo ada kesalahan pada pengetikan. Jika ada kesamaan pada cerita orang, atau bagian yang terasa tidak asing. Author tidak berniat menjiplak atau apa, karena author juga manusia, author memiliki sifat penghalu, dan akan menghalu ketika membaca cerita orang lain. Hingga author punya dunia fantasi sendiri, dan menuliskan nya jadi cerita.
All Rights Reserved
#219
adacintadisma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • diagnosis hati
  • Cewek Judes Vs Cowok Nyebelin END (TELAH TERBIT)
  • Dikala itu, Aku Tak Mengerti
  • Spontan in Love
  • Bukan Cinta Pertama
  • Yang hilang Tak pernah sama
  • KEISTIMEWAAN ADEL (SELESAI)
  • GRIZLEN {On Going}
  • Is There A Story My Love?

Raisa Ayu Nararya sudah dikenal di preklinik sebagai mahasiswi yang mudah bergaul. Dia tak pernah ragu untuk menyapa siapa pun, bahkan dengan orang yang baru dikenalnya sekalipun. Namun, ada satu orang yang selalu membuatnya penasaran-Harsa Adikara, teman sekelas yang terlihat serius dan sangat tertutup. Harsa, dengan sikap dinginnya, seolah tidak tertarik untuk bergaul kepada siapa pun, bahkan dengan Raisa yang sering kali coba mendekatinya. Raisa sebenarnya sudah lama menyukai Harsa, meskipun dia tahu Harsa bukan tipe orang yang mudah didekati. Semua teman-temannya di preklinik tahu bahwa Raisa punya perasaan pada Harsa, namun Harsa tetap dengan sikap dinginnya. Raisa bahkan sering melontarkan candaan tentang perasaannya kepada teman-temannya, meski ia sadar Harsa tak akan pernah menanggapi. Namun, segalanya berubah setelah mendapat kabar mengejutkan-Raisa dan Harsa dipasangkan dalam satu tim koas. Mereka berdua harus bekerja bersama dalam satu shift jaga di rumah sakit, dan tentu saja, ini membuka kesempatan baru bagi Raisa untuk lebih dekat dengan Harsa. Tugas-tugas medis yang intens membuat mereka berdua sering berinteraksi. Raisa yang luwes dan apa adanya, mencoba untuk lebih dekat dengan Harsa, meskipun dia selalu mendapat respons yang terkesan dingin. Harsa yang selalu terlihat tidak tertarik dengan hubungan sosial pun mulai merasa kebingungan dengan perasaan Raisa yang terus-menerus menggodanya. Meskipun begitu, Harsa tetap menjaga jarak, seolah ada sesuatu yang menghalanginya untuk membuka hati. Harsa mulai merenung. Mengapa dia begitu menahan diri? Mengapa dia begitu sulit untuk percaya bahwa hubungan bisa berjalan baik-baik saja? Apakah ada yang salah dengan hatinya? Harsa mulai berusaha mencari jawaban atas pertanyaannya sendiri, mencoba mendiagnosis perasaan dan ketakutannya akan hubungan dengan orang lain-terutama dengan Raisa, yang terlihat begitu percaya diri. Akankah Harsa akhirnya mampu membuka hati dan mempercayai cinta? #kedokteran

More details
WpActionLinkContent Guidelines