Hello, My Husband!

Hello, My Husband!

  • WpView
    Reads 3,146
  • WpVote
    Votes 310
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 9, 2021
Naomi Azeevha, wanita berusia duapuluh lima tahun itu kini sukses menitih karirnya sebagai pengusaha. Toko kui yang dibukanya tiga tahun yang lalu, kini memiliki lebih dari dua puluh cabang. Wanita yang kerap di sapa Zee itu bisa terbilang nyaris sempurna. Hanya satu kekurangannya-pasangan. Setelah putus dari kekasihnya dua tahun lalu, Zee masih belum menemukan tambatan hatinya. Hingga akhirnya, orang tuanya menjodohkannya dengan anak dari rekan bisnis mereka. Tentu saja, Zee tak akan menolak hal itu. Zee, akan selalu mematuhi permintaan orang tuanya. Karna hanya itulah yang bisa Zee berikan untuk membalas jasa kedua orang tuanya. Lain halnya dengan Cava. Perjodohannya dengan Zee, membuat hubungannya dengan Lisa-kekasihnya menjadi terguncang. Cava tak mengerti, mengapa orang tuanya menjodohkannya, padahal mereka tahu jika Cava tengah menjalin hubungan dengan Lisa. Cava sangat menbenci Zee, karna dengan lancannya Zee menerima perjodohan mereka. Cava telah bersumpah jika dirinya akan membuat Zee tersiska dalam pernikahan mereka. Namun, keadaan sepertinya berbalik. Zee yang awalnya lemah lembut, penurut seperti kucing, berubah menjadi singa di malam pernikahan mereka.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senandung Dua Jiwa 2
  • Kami yang Berdosa
  • Unwanted Wedding
  • Behind Our Eyes
  • Mengenang Rasa
  • RAPSODI
  • TEARS: Independent vs Gentleman [END]
  • Contract Marriage (End)
  • SANG PENGANTIN BAYARAN
  • Denyut Waktu (TAMAT)

Zee dan Marsha memutuskan untuk berpisah-bukan karena cinta yang hilang, melainkan karena perbedaan yang ada diantara mereka. Namun di balik perpisahan itu, Zee tak pernah benar-benar pergi. Diam-diam, ia mengintai dari kejauhan, memastikan Marsha tetap tersenyum meski bukan lagi untuknya. Di tengah upayanya untuk bangkit, Caleb-pria yang hangat dan tulus, yang perlahan mencoba mengisi ruang kosong di hatinya. Namun tidak semua orang merestui kebersamaan mereka. Nael, sosok yang sangat dekat dengan Marsha, menolak keras kehadiran Caleb. Baginya, hanya satu nama yang pantas di sisi Marsha adalah papanya,Zee. Apakah cinta yang dipendam dalam diam masih punya kesempatan untuk kembali tumbuh? Atau haruskah Marsha benar-benar melangkah pergi, meski ada satu jiwa yang selalu memanggil namanya dalam senandung rindu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines