ARKARA

ARKARA

  • WpView
    Reads 377
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 10, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"OEMJI...GILA GILA... ITU LIATT, DIA GANTENG BANGET, MY BOYY" Teriak Ara tak tahu malu sampai membuat orang disekelilingnya menatapnya horor. Tuk. Kepala Ara diketuk sendok sampai membuatnya meringis. "My boy my boy, lo kalau halu tau tempat dikit kek, gue malu." Bisiknya pelan sembari berusaha menutupi muka dengan rambut sebahunya. Malu dilihat banyak orang. "Hmmm... emangnya, ara gak boleh suka sama orang ya?" tanya Ara dengan memainkan jemarinya gelisah. "Y-a.. ya b-bo leh, Ra" katanya terbata. "OKE! Kalau gitu, mulai saat ini, detik ini, Ara akan cari tau dan deketin Dia. Huhuuuu Dia ganteng banget sih, Ara kan jadi sukaaaaaa" *Mohon maaf jika ada kesamaan nama, tokoh, tempat dll yang tidak disengaja karena ini merupakan cerita fiksi yang tidak menutup kemungkinan akan ada kesamaan*
All Rights Reserved
#2
arkara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Crazy Couple [End] ✔
  • Kopi & Deadline (On Going)
  • PACARNYA BOO (Sudah Terbit)
  • Untung Sayang
  • When Love Became a Memory
  • Sakura✔️
  • Elvina [COMPLETED]
  • Manja, Jangan Pergi! [Slow Update]
  • Cuek Tapi Romantis [Dreame/Innovel]

"Tapi lo beneran nggak marah sama gue, kan?" "Nggak kok." "Serius?" "Susah juga buat marah sama lo," tukas Arraja cuek, tapi berhasil membuatku melengkungkan senyum tipis. "Habis, kalau gue marah beneran, gue takut..." Arraja menatapku dalam-dalam. Senyumku terkulum semakin lebar, siap mendengar kata-kata bucin dari Arraja. Jika benar itu terjadi, harusnya aku menyiapkan ponsel untuk merekam suara Arraja yang akan berkata romantis kepadaku. Pasalnya, bisa dihitung pakai jari berapa kali Arraja mengucapkan kata-kata manis yang sukses membuatku terharu. "... gue takut lo bunuh diri, Ay." "Triple O em ji... kok bunuh diri? Gue nggak ada niat sampai ke arah situ ya!" Aku berdiri, memalingkan muka ke arah lain. Kurang ajar! Kukira dia hendak mengucapkan kata-kata manis. "Ya iya... coba bayangin kalau gue marah sama lo, ngediamin elo, bahkan ninggalin elo. Apa lo nggak merasa sedih? Dan hal itu nggak menutup kemungkinan membuat lo jadi frustrasi, terus bunuh diri." "Dasar cowok gila!" "Lo nggak sadar diri? Lo juga gila! Kita berdua kan sama-sama crazy!" Genre : Action, Drama, Romance, Comedy.

More details
WpActionLinkContent Guidelines