18 Tahun

18 Tahun

  • WpView
    Reads 83
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadComplete Thu, Feb 18, 2021
Amala mempertaruhkan waktu dan tenaganya untuk menuruti semua kemauan mama. Cukup bertahun-tahun ia diatur seperti boneka. Ia ingin terbamg tinggi seperti rajawali atau elang yang tidak diatur oleh langit kemana ia harus terbang. Alisa si gadis pencinta sastra yang kepribadiannya seperti seseorang yang sedang membaca buk, wajahnya tidak terlihat karena tertutup buku yang ia baca. Larut dalam kalimat, diksi-diksi dalam novel . Alisa pemalu dan tidak memiliki teman. Harapannya ketika menjalani dunia perkulihan ia memiliki teman. Dua remaja perempuan yang bertemu di tempat yang sama. Mereka masing-masing memiliki masalah, harapan, dan beban yang dipundak mereka masing-masing. Yang satu senang karena memiliki teman tanpa harus minta izin untuk berteman dengan siapa. Yang satunya lagi senang karena doanya terkabul. Hidup mereka lebih berwarna, tidak hitam dan putih lagi. Mereka menemukan kebahagiaan mereka dengan cara mereka sendiri.
All Rights Reserved
#153
mimpi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Innocent Dream
  • Dancing for the Star [TAMAT]
  • ELSHANUM AZ-ZAHRA (COMPLETE)
  • Dia dan Keindahannya
  • Walk On Major
  • Salma yang bertabrakan dengan mahasiswa kedokteran, dan berakhir dengan hubungan
  • LEITHLEACH
  • Anxiety
  • ALESYA (END)

Apa jadinya jika seseorang tak punya impian? Bagi Syira, mimpi bukanlah cahaya harapan, melainkan luka yang menganga. Mimpi yang dulu membuat ibunya pergi meninggalkannya, memaksa Syira berpisah dengan ayah dan kakaknya. Ia membenci mimpi-anggapannya hanyalah bunga tidur yang sia-sia, bahkan pengkhianat yang menghancurkan hidupnya. Namun, semuanya berubah saat Syira berhasil masuk ke SMA Seni Khanza, tempat bakat dan impian dipertaruhkan. Di sana, mimpi mulai tumbuh kembali-namun bukan untuk berharap. Melainkan untuk membalas dendam, melukai ibu yang telah meninggalkannya. Di tengah gelapnya dendam, ada Rafa, teman sekelasnya yang tampan dan mahir bermain gitar, menjadi pelindungnya yang tak pernah lelah memberi dukungan. Dan Faqih, senior sekaligus artis, yang mengajarkannya arti sesungguhnya tentang kehidupan dan impian. Akankah Syira membiarkan impiannya menjadi alat balas dendam? Bisakah ia membuat ibunya menyesal? Dan apakah ia akan menemukan kembali ayah dan kakaknya yang hilang? Novel ini memadukan kisah cinta, pengkhianatan, dan perjuangan menaklukkan mimpi tanpa harus kehilangan diri sendiri. Tentang meraih bintang tanpa harus merenggut seluruh sinarnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines