Im sorry for loving You

Im sorry for loving You

  • WpView
    Reads 2,391
  • WpVote
    Votes 1,306
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 13, 2024
Waktu tidak akan pernah berhenti. Semua kebahagiaan bisa berubah menjadi tangis begitupun sebaliknya. Sama seperti kisah cinta yang tidak selamanya memberikan kebahagiaan. Terkadang kita juga harus siap menerima sebuah luka saat cinta itu terasa menyakitkan. Sama juga seperti persahabatan. Kadang harus ada gejolak di dalamnya. Tetapi hal itu lah yang menjadi tantangan agar persahabatan bisa semakin kuat. Belajarlah untuk merelakan. Belajarlah untuk meminta maaf. Dan belajarlah untuk menepis keegoisan. Tanpa itu semua, bisa saja kita kehilangan sesuatu yang berharga. Cerita ini berisi tentang cinta, persahabatan, pendidikan dan karier. Happy reading all♧ Jangan copas ya❗ Tolong hargai karya orang!!
All Rights Reserved
#4
liverpool
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Saat Cinta Tak Terucap
  • Antara Dendam dan Cinta
  • Relationship
  • Everything Between Us (ON GOING)
  • Lembayung Cinta di Langit Senja (Terbit Self Publishing)
  • Takdir (Bukan) Pilihan
  • FRIENDzone (Completed)
  • You're My Heartstrings [SUDAH TERBIT)
  • MY LOVE STORY

Aira, seorang mahasiswi seni yang introvert, merasa nyaman dengan dunianya yang sunyi. Di balik ketenangannya, ada luka lama yang masih mengganggu hatinya-rasa takut untuk jatuh cinta lagi setelah perpisahan traumatis dengan ayahnya. Ia memilih untuk hidup tanpa melibatkan perasaan, menjalani hari-harinya dengan rutinitas yang aman dan terkontrol. Namun, semuanya berubah saat ia bertemu dengan Raka, seorang mahasiswa film yang baru pindah ke kampusnya. Raka yang ceria dan penuh perhatian membuat Aira merasa tak nyaman, tetapi perlahan ia mulai melihat sisi lain dari diri Raka yang membuatnya merasa dihargai dan dipahami. Meskipun demikian, Aira masih diliputi ketakutan akan hubungan yang lebih dalam. Seiring berjalannya waktu, perasaan antara mereka semakin berkembang, tapi Aira berusaha keras untuk menghindarinya. Dia takut jika dirinya membuka hati, luka lama itu akan terbuka kembali. Raka, yang jatuh cinta pada Aira, tidak ingin menyerah begitu saja. Dia tahu ada lebih banyak di dalam diri Aira, dan dia bersedia menunggu. Akankah Aira mampu menghadapi ketakutannya dan menerima cinta yang datang dengan perlahan? Ataukah ia akan terus membiarkan cinta yang indah itu hanya menjadi sesuatu yang tak terucap?

More details
WpActionLinkContent Guidelines