SELAT GIBRALTAR

SELAT GIBRALTAR

  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 2, 2021
[FOLLOW SEBELUM BACA] . . Setiap orang punya cara masing-masing untuk menutupi luka. Itu berlaku untuk semua orang, termasuk Rea dan Gara. Rea memilih berlari untuk bisa mengobati lukanya. Dan yang Gara lakukan adalah cukup mengubur kenangannya saja. Manusia tetaplah manusia. Setiap orang pasti punya kelebihan dan kekurangan, kesedihan dan kebahagian, dan itu semua adalah bagian dari kehidupan. Tidak ada seorang pun yang bisa memilih jalan kehidupannya mau seperti apa dan bagai mana, karena Tuhan telah mengatur semua yang ada di alam semesta ini, termasuk takdir. Jangan terlalu menggenggam erat sesuatu, karena nyatanya yang datang pasti akan pergi, yang diciptakan pasti akan di ambil kembali. Dan semua orang harus siap dengan segala kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TERA
  • Summer Triangle  (Revisi)
  • Breathe
  • Grafi [End]
  • PERFECT BAD COUPLE (TERBIT)
  • SAMUDERA
  • ELANOAVA [COMPLETED]
  • Rekal Rara [END]
  • Andira [End]
  • GREENSTA [END]
TERA

[Completed] Tera adalah gadis yang selalu menutup kesedihannya. Banyak rahasia yang disembunyikannya, demi menutup sesuatu dari orang lain. Intinya ia tak mau orang lain larut dalam kesedihan yang dialaminya. Dia sangat rapuh, jika orang lain melihat bahwa ia terlihat kuat maka semua hanyalah kebohongan. Hingga gadis itu bertemu dengan dia, seseorang yang mampu menghilangkan kesedihan di hidupnya. Semakin mengenal lebih jauh terkuak juga bahwa mereka merasakan luka yang sama. Mereka saling menyembuhkan. Namun semua itu hanya sementara. Pada akhirnya luka yang tak diinginkan kembali menyapa. Entah siapa yang memulai, intinya mereka sama-sama menang dan kalah. Garis takdir yang memang tak bisa ditebak oleh siapapun. Bersatu atau tidak hanya Dia yang tahu. Manusia hanyalah wayang dari cerita hidup. Seperti mereka yang sangat rumit.

More details
WpActionLinkContent Guidelines