Lunar
  • WpView
    MGA BUMASA 606
  • WpVote
    Mga Boto 53
  • WpPart
    Mga Parte 1
WpMetadataReadKumpleto Thu, Feb 18, 2021
"Aku tidak suka pada Nona Gaun Hitam. Dia jahat, mirip penyihir," ucap Udo, saat melihat ayahnya menaruh hati pada wanita penghujung dua puluh tahun dengan gaun victoria hitam, "Cara Ayah menatapnya juga aneh. Bukan cinta. Pieck Finger itu manipulatif!" a oneshot horror fanfiction / rivapiku ( levi × pieck ) and levihan.
All Rights Reserved
#3
levixhanji
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • KENNARD - Living with the Bad Boy
  • Psyco Crazy
  • 🇮🇩ꦿwolf In Sheep's Clothing?࿐ [Countryhuman]
  • Bukan Iblis, Dia Malaikat! || END
  • A Supporter In The World Of Tokyo Revengers
  • Pak Dosen ; Han Seungwoo [ End ]
  • Ashen Love
  • [ERERI] - I N D I G O - (Completed)
  • Sorry That I Walked Away ● HenXiao ●
  • Can You See Me?

Livia tak menginginkan Kennard--bad boy paling ia hindari--menjadi saudara tirinya. Namun suatu malam, Livia mengalami peristiwa tak terlupakan bersama Kennard hingga mengubah perasaan keduanya. *** Meski tak memiliki seorang ibu, Livia Rinshi tetap hidup bahagia bersama ayahnya. Saat menginjak usia enam belas tahun, seharusnya Livia lebih berbahagia karena sang ayah menikah lagi. Tapi, tidak! Hidup Livia tak lagi sama ketika Kennard Vicco, bad boy yang paling ia hindari, menjadi saudara tirinya. **** Jantung aku kayak meledak waktu melihat cowok nggak pakai baju tiduran di kasurku. Aku menjerit kuat-kuat sampai Kennard tersentak dan duduk sambil melongo bego. Berkacak pinggang, aku berjalan ke arah ranjang bersprei Hello Kitty. "Ngapain kamu tidur di sini?!" Senyuman Kennard tersungging bikin wajahnya semakin tampan. Tapi, aku nggak pernah tergoda bujukan setan. "Biasa aja kali. Nggak usah ngegas," ujarnya rese. "By the way," Kennard turun dari ranjang dan berdiri di hadapan aku, "Mulai sekarang, lo kudu nurut apa kata gue atau ...." "Ihh ... nggak mau!" tolakku sambil memalingkan muka ke arah jendela, takut khilaf karena ngeliat otot perut Kennard. "Kalo lo nggak mau," Wajah Kennard mendekati aku, "Gue bakal bilang ke Bunda, semalam lo pergi ke mana." Mataku melebar, mulutku terbuka, perutku juga mulas, sementara Kennard menyeringai sadis. Oh, puh-lease! Aku ketahuan si Iblis! #BukanTeenlitBiasa ❤️ Dilarang baca jika kamu lemah iman, tak sanggup menerima ke-uwu-an, atau takut baper yang berkepanjangan. ❤️

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman