Love Behind the Wound

Love Behind the Wound

  • WpView
    Leituras 31
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 7
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, fev 21, 2021
❛❛ Cerbung karya Komunitas Antariksa Literasi Indonesia ❞ Nayanika Arunika seorang gadis dengan matanya yang indah tanpa sengaja bertemu dengan Ketua genk yang sangat ditakuti yaitu Aland Alexander. Dia benar-benar mengutuk nasibnya sekarang. Hidupnya bagaikan logaritma yang sangat sulit untuk ditebak, jika ingin ditebak pun dia harus mengotak atik rumus agar mendapatkan jawaban yang benar. Andaikan takdir itu semudah ilmu sastra pasti dia akan dengan mudah mendapatkan dan menemukan jalan takdirnya. Pertemuan yang berawal dengan paksaan, akankah menimbulkan kisah romansa? Atau malah penuh airmata? Akankah menjadi cinta sejati? Atau hanya sebatas penghibur hati?
Todos os Direitos Reservados
#4
publish
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Senja Yang Sunyi
  • My CEO is My Ex (Tamat)
  • ALVAREZ [SELESAI]
  • ALEXIANA
  • Sebaris Cinta untuk Bagaskara
  • ARESKA DAN ALENTA (End)
  • Dijodohkan dengan Guruku Sendiri (The End)
  • ANTARES
  • Tissa untuk Aris [On Going]

Arunika, gadis ceria yang selalu tampak kuat di hadapan teman-temannya, menyimpan luka yang tak terlihat. Di rumah, ia merasa asing dengan kedua orang tuanya-seolah menjadi tamu di tempat yang seharusnya ia sebut rumah. Kakak yang paling ia sayangi telah pergi meninggalkannya, membuat rumah terasa semakin sepi. Satu-satunya tempatnya bersandar adalah sang oma, wanita yang selalu menghangatkan hatinya dengan kasih sayang tanpa syarat. Namun, takdir kembali menguji Arunika. Evan, sosok yang ia percaya akan selalu ada, justru membuatnya kecewa. Dan ketika dunia terasa semakin berat, oma yang paling ia miliki pun pergi meninggalkannya selamanya. Di sekolah, Arunika masih mencoba tersenyum, seolah tak ada yang terjadi. Ia berusaha tetap tegar, meski hatinya perlahan terkikis oleh kehilangan demi kehilangan. Namun, di balik senyum yang ia tunjukkan, ada satu tempat di mana ia bisa benar-benar menjadi dirinya sendiri-danau yang tenang, tempat pelariannya dari dunia yang terus melukainya. Di tepi danau itulah, Arunika merangkai ulang kepingan hatinya yang hancur. Tapi, sampai kapan ia bisa bertahan? Akankah Arunika mampu melewati semuanya dan menemukan kembali cahaya di hidupnya?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo