I'am Not ALONE || TERBIT ✅

I'am Not ALONE || TERBIT ✅

  • WpView
    Reads 18,207
  • WpVote
    Votes 1,277
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadComplete Sun, Jun 12, 2022
Abrisam Abdar Aabid, remaja laki-laki tangguh sebagai pasien termuda di rumah sakit yang menderita penyakit tersebut. Hidupnya berada di ambang kematian, dan hanya obat-obatan yang selalu menemani. Tentu bukan hal yang mudah bagi dia melawan kangker ganas sendirian, karena sang ayah tidak pernah mempedulikan apapun tentang dirinya. Termasuk pendidikan. Bekerja untuk biaya pengobatan, berjuang melawan rasa sakit, dan mempertahankan diri agar tetap kuat dalam menggapai cita-cita. Dirinya sangat memimpikan untuk bisa masuk ke fakultas penerbangan agar bisa menjadi seorang pillot seperti sang ayah. Namun, bagaimana caranya? Akankah dia bisa bertahan dalam kondisi seperti ini? Dengan kehidupan yang penuh tetesan air mata karena masa lalu kelam yang terlupakan. Rank #1 menyerah [16/11/2021] #2 penyakit [25/10/2021] #3 cobaan [01/09/2021] #10 sabar [16/09/2021] #20 sakit [01/11/2021] #5 Sendiri [08/11/2021] #12 cita-cita [13/11/2021] Story by. Riris Nur Aisyah Copyright © 2021 Cover ideas by. Pinterest
All Rights Reserved
#26
cobaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • about us and him ✔️
  • Auzi's second life [TERBIT]
  • Diriku Adalah Diriku [END]
  • Awal tanpa Akhir [END]
  • REZANGGA [SUDAH TERBIT]
  • Rumah Tak Lagi Pulang [On Going]
  • Takdir cinta DARA (Completed)
  • Alverissa [Proses Terbit]
  • Rintik Hujan

[CERITA LENGKAP] ☁☁☁ "KENAPA HARUS SAHABAT GUE?!!" "Sorry" "Semuanya udah terlambat, asalkan lo tau rasa sakit yang gue rasain berkali-kali lipat. Lo yang selingkuhin gue dan sahabat gue sendiri yang jadi selingkuhan lo" "Aku tau aku salah, aku minta maaf" "Gue minta maaf" "Aku yang salah disini" "Gak akan ada asap kalau gak ada api kan??" ☁️☁️☁️ #2 fiksi remaja [28 Agustus 2020] #1 khianat [28 Agustus 2020] #1 keraguan [28 Agustus 2020] #2 mandiri [28 Agustus 2020] #2 pisah [29 Agustus 2020] #2 hurt [5 September 2020] #1 bucin [10 September 2020] #3 lelah [10 September 2020] #1 kecewa [14 September 2020]

More details
WpActionLinkContent Guidelines