Love Triangle

Love Triangle

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 11, 2021
Renata adinda. Nama yang simpel dan cukup biasa. Begitu pula kehidupan Rena yang merupakan orang biasa. Paling biasa malah. Rasanya tak ada hal menarik dari kehidupan Renata. Gadis belia yang menginjak sekolah SMA. Kehidupan Renata yang sungguh biasa, seolah mencerminkan kehidupan kebanyakan orang di negeri tercinta. Kemiskinan, yang sayangnya masih merajalela. Rena mungkin tak masuk dalam kelompok miskin. Tapi keluarganya masuk kategori pas pasan. Renata adinda. Jomblo sejak lahir. Wajah biasa yang seolah bisa ditemukan dimana mana. Bagi Rena ini gak berpengaruh. Hei, bung! Semua Cewek itu cantik. Bahkan meskipun dirinya gak masuk kategori "cantik" dalam standar kecantikan dunia. Apa salahnya kulit sawo matang? Apa salahnya hidung pesek? Atau, apa yang salah dari bibir hitam dan lemak dagu yang menumpuk. Benar. Bahkan ia memiliki Lubang hidung yang tergolong besar dan itu menjauhkannya dari kata "cantik" di standar kecantikan dunia. Biarin sih. Tak ada yang salah dengan itu. Bagi Rena, cantik itu relatif kok. Dan semua pemikiran, atau sebut saja mindset itu dipatahkan telak telak saat Rena tau apa yang dirasakan oleh kebanyakan remaja di dunia---suka. Satu kata itu menggema di kepalanya. Suatu rasa tak terduga yang muncul tiba tiba. Tumbuh dan berkembang setiap kalinya. Tak ada yang bisa menghentikan--termasuk Rena sendiri. Pada akhirnya, Rena benar benar jatuh cinta pada dion,sahabatnya. Tapi sayang, dion tak pernah melihat ke arahnya. Yang ia lihat selalu,,, Lyra. Cewek cantik yang benar benar mematahkan segala pemikiran bodohnya tentang ketidakpedulian akan kecantikan. Bodoh. Hatinya sakit. Lyra yang cantik. Lyra yang manis. Lyra yang mematahkan semua harapannya kepada dion kecuali--- satu. Harapan bahwa dion menyadari betapa rena mencintai nya dan berbalik ke arahnya. Dan melihat perjuangan Rena selama ini yang begitu sia sia, semuanya jelas. Itu mustahil. ikuti terus kisah antara dion dan rena! Enjoy the story!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aturan Anti Cinta
  • Leona[Hiatus]
  • Eliinaa
  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • Jodohku
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • DANADYAKSA
  • RE-SILIENCE (END)
  • Miss Pretty (Fatty)? (SlowUpdate)

Marsha anak yang sangat pintar di sekolahnya, dengan prestasi yang ia dapat ia lolos ke perguruan tinggi negeri yang ia mau selama ini. Namun, masalah datang ketika ia baru saja lulus SMA. Sang ayah tiba-tiba saja di tangkap polisi di karena terlibat kasus korupsi, beberapa aset di rampas kepolisian seperti rumah, mobil, bahkan polisi membekukan tabungan milik keluarga Marsha. suatu hari ibunya kedatangan tamu dari ibu kota, mereka terlihat akrab. Namun sepulang tamu itu ibunya menghampiri Marsha, mengajak Marsha ngobrol empat mata bersamanya. "Hahhh??? menikah??? maksud mamah aku harus nikah sama cowok yang aku gak kenal???" Marsha kaget dengan apa yang baru saja ibunya katakan. "Itu jalan satu-satunya buat kita sha... Kamu emang gamau kuliah?? itu keinginan kamu selama ini kan??" tanya Anin ibu Marsha "Gak.. aku gamau.. aku ga Sudi kalo harus menikah dengan orang yang ga aku kenal demi kuliah. yang ada ga akan bener kuliah ku mah.." jawab Marsha "tapi syahh... keadaan kita ga kaya dulu. tolonglah bantu mamah, lagian cowok yang bakal nikah sama kamu bukan pria tua Bangka yang banyak harta yang hanya tinggal tunggu matinya saja. Kamu akan menikah dengan pria muda yang tampan, yang banyak harta.. mamah juga tidak setega itu jika keadaan kita baik-baik saja tolong mengerti ya syahhh..." bujuk anin "engga...!!! sekali aku bilang engga ttep engga" jawab Marsha tegas. "yasudah kalau itu keputusan kamu.. inget syahhh kita buat makan sehari-hari saja sulit. kalo kamu menolak bukan cuma kamu yang ga bisa lanjut buat kuliah tapi Adek mu pun ga bisa melanjutkan sekolahnya ke bangku SMA. besok kamu harus bekerja bantu mamah cari uang buat makan kita sehari-hari" Marsha terdiam.. apa yang keputusannya sudah benar??? menolak apa keputusan yang terbaik?? namun karena penolakannya bukan hanya masa depannya yang terancam suram, namun juga adiknya trisha harus rela melepaskan keinginannya untuk tak melanjutkan sekolah ke bangku SMA.

More details
WpActionLinkContent Guidelines