HARISTA

HARISTA

  • WpView
    Reads 9,737
  • WpVote
    Votes 1,993
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 29, 2022
"Berjalan itu nunduk, lihat ke bawah. Ntar tersandung, baru tahu rasa!" Bruaakkk Ucapan itu langsung menjadi doa yang membuat Meita Anjani Putri benar-benar malu karena ditertawakan banyak orang. Bagi Meita bertemu lelaki seperti Haris adalah musibah terberat dalam hidupnya. "Mulut pedas lu itu nanti gue cabe, biar tahu kalau ucapan lu ga ada yang bermutu!" Tapi, justru Meita dibungkam dengan kenyataan saat satu fakta baru membuat dirinya jatuh cinta pada lelaki bernama lengkap Haris Ibnu Taimiyah itu. Namun, keadaan tak memihak padanya. Mampukah Meita mengutarakan rasa atau justru memilih untuk terluka. "Ingat, manusia seperti gue ini langkah, dan lo akan membutuhkannya suatu saat nanti." 🌞🌞 Ikuti kisah ini, akan membuat kalian tertawa, terhibur, mendapat ilmu baru, juga bermanfaat tentunya. Selamat membaca~ Publish: Palembang, 01 Maret 2021🌞 *Kesamaan nama dalam cerita yang saya tulis adalah suatu kebetulan. Karena rata-rata nama cerita saya terinspirasi dari nama-nama yang ada di google (daftar nama anak)*
(CC) Attribution-ShareAlike
#386
religi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ikhlasku Merelakanmu (END)
  • Imamku Badboy (SUDAH TERBIT) ✔
  • Garis Takdir Adinda (END) ✓
  • TAKDIR ALYA
  • Dear, Zaujaty (SUDAH TERBIT)
  • Aslan, Are you my last love?
  • Gone(✔)🔚
  • Resep Cinta Dalam Doa (Revisi)
  • After Meet You [ REVISI SELESAI ]
  • Perihal Mengikhlaskanmu [TAMAT]

Kamu tidak perlu khawatirkan Do'aku. Karena saat aku tahu bahagiamu adalah dia, semuanya sudah menjadi kerelaan yang sudah aku ikhlaskan🥀 _ Bagaimana rasanya jika kita terus terfokus pada satu nama, yang selalu menjadi aamiin paling serius disetiap untaian Do'a? Pada satu nama, yang menjadi alasan kuat untuk terus bernegosiasi dengan Tuhan, disepertiga malam? Sampai akhirnya, kita berada dititik dimana, apapun yang terjadi, terjadilah. Karena kini, tidak ingin lagi memaksa Tuhan, tapi hanya ber'doa diberi kebaikan, sesuai Ilmunya, sesuai kebijaksanaannya. Hingga sampai pada dua pilihan terakhir, apakah harus berhenti menunggunya sekarang? Atau harus bersabar lagi, sedikit lebih lama? _ Cerita ini akan mengisahkan Petualangan cinta, yang penuh dengan kesabaran. Silahkan ikuti setiap alurnya, dan rasakan saja bagaimana kisah cinta mereka!

More details
WpActionLinkContent Guidelines