Kidung Asmaraloka

Kidung Asmaraloka

  • WpView
    LETTURE 97
  • WpVote
    Voti 35
  • WpPart
    Parti 35
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione sab, feb 20, 2021
Asmara bergema dan bersumpah pada atma untuk tidak pupus dari janji setia. Menggenggam erat tali asmara bersama kidung dalam nyanyian malam yang penuh durjana.
Tutti i diritti riservati
#77
asmaraloka
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Selepas Senja Pergi
  • Segala Tentangmu ❝
  • The Last Captain
  • Suara untukmu Wulandari
  • Renjana
  • SAJAK MENGAJAK TERBAHAK BAHAK
  • baby boy
  • Dimensi Dramatikal

Ardika dan Amira adalah dua orang yang bertemu di antara kebetulan-kebetulan kecil-sebuah kertas yang terbuang, sebuah sapaan sederhana di taman kampus. Tidak ada yang tahu bahwa pertemuan itu akan membawa mereka pada kisah yang lebih panjang dari sekadar percakapan ringan di bangku taman. Sampai Ardika akhirnya mengerti. Bahwa cinta tidak diukur dari seberapa lama seseorang tinggal, tapi dari bagaimana ia tetap hidup, bahkan setelah senja pergi. ... Di persimpangan jalan, Ardika berhenti. Menatap langit yang bersih tanpa awan, hanya bintang-bintang yang berkelip kecil, seolah mengamati langkahnya dari jauh. Ia tersenyum, lalu menutup matanya perlahan. "Cinta itu tidak menunggu untuk dimiliki," bisiknya kepada malam. "Ia hanya ingin dirayakan, meski pada akhirnya ia harus pergi." Sejenak ia diam, membiarkan hatinya yang bicara. "Aku menulis namamu di antara bintang-bintang, supaya aku tahu ke mana harus menatap ketika rindu. Aku bisikkan namamu kepada angin, supaya ia membawanya ke mana pun aku pergi. Aku simpan suaramu dalam detak jantungku, supaya aku bisa mendengarmu. Dan aku akan selalu mencintaimu, seperti angin mencintai laut, seperti malam mencintai bintang, tanpa perlu bertanya kapan harus berhenti, bahkan Selepas Senja Pergi."

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti