[i] The End of Us (END)

[i] The End of Us (END)

  • WpView
    Leituras 2,333
  • WpVote
    Votos 266
  • WpPart
    Capítulos 34
WpMetadataReadConcluída sex, out 15, 2021
WpInfo
Fanfic
NCT
[End] [Follow sebelum baca] [Vote dan komen] [OC] "Gak bisa, ya?" tanya gadis itu dengan air mata yang menumpuk di sudut matanya yang siap tumpah kapan saja. "Enggak. I love you, but we can't be together," jawab laki-laki yang berdiri di hadapannya. ❝Kita memang di takdirkan untuk tidak bersama.❞ Start: 6 Maret 2021. Finish: 27 Mei 2021. Foto: Pinterest. Edit: Me. ©chimmong 2021.
Todos os Direitos Reservados
#8
asmaraloka
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Renjana [COMPLETED]
  • DREAM'S SQUAD || 00L [NCT Dream] ✔
  • DEARY Renjun [END]
  • [✓] SCHOOL SUCKS!! [NCT 00L]
  • I Promise - Haechan [TERBIT]
  • [✔] Past to Present || [Jung Sungchan]
  • Heaven | Lee Felix [END]
  • Hidden Angel [ Huang Renjun]
  • Quit | Renjun ✔
  • puasa woy!! (renhyuck)|| END (REVISI)

Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo