Story cover for ANYELIR (END) by ddsinta_
ANYELIR (END)
  • WpView
    Reads 15,254
  • WpVote
    Votes 1,174
  • WpPart
    Parts 46
  • WpView
    Reads 15,254
  • WpVote
    Votes 1,174
  • WpPart
    Parts 46
Ongoing, First published Feb 20, 2021
"Psikopat"


"Pria itu seorang psikopat"

Zia terkejut mendengar teriakan anak kecil. Apa maksudnya psikopat, siapa yang psikopat?

"Jangan mendekat, ruangan itu milik psikopat"


"Pergi...!"

Dia menyuruh Zia pergi dari ruangan ini?
Orang yang berada didalam kamar berbahaya atau tidak?

"Ada psikopat!"


"Pembunuh, pria itu pembunuh"


"Psikopat pembunuh...."


"Ibuku dibunuh dia..."


"Psikopat pembunuh ibuku!!!"

Seorang anak kecil berteriak-teriak menyuruh Zia pergi dari hadapan kamar yang terkunci. Zia yang melihatnya hanya bisa tersenyum sambil menganggukkan kepala.

"Adinda Pricilla, ayo pergi dari sini."

"Suster Dewi," cicit Zia.

Anak kecil itu pergi sambil terus menggelengkan kepalanya. Peringatan yang anak kecil itu berikan bermaksud menjauhkan Zia dari masalah. Akan tetapi Zia justru menganggap Pricilla bicara omong kosong. Karena dia hanyalah anak kecil yang terganggu kejiwaannya.

Apakah zia tetap masuk kedalam kamar pasien yang ada di hadapannya. Atau justru mengerti peringatan dari Pricilla.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add ANYELIR (END) to your library and receive updates
or
#65rumahsakitjiwa
Content Guidelines
You may also like
Our Chaotic Love  [ END ] by tulisanziyue
21 parts Complete
⚠️ PERINGATAN UNTUK PEMBACA ⚠️ Cerita ini mengandung unsur 18+, termasuk kekerasan, hubungan obsesif, posesif, toxic relationship, serta tema psychological dan dark romance. Harap membaca dengan bijak. Jika merasa tidak nyaman atau terpicu oleh konten dalam cerita ini, disarankan untuk berhenti membaca atau mencari cerita dengan tema yang lebih sesuai. Catatan: Kisah ini murni fiksi dan tidak mendukung atau membenarkan tindakan kekerasan dalam hubungan apa pun. Jangan menormalisasi perilaku posesif dan obsesif dalam kehidupan nyata. Cinta sejati adalah tentang kepercayaan, kebebasan, dan saling menghormati. • • • • • Cinta seharusnya memberikan kebahagiaan. Cinta seharusnya membuat seseorang merasa aman. Tapi bagi Cesya Callista, cinta adalah obsesi, ketergantungan, dan penjara yang tak terlihat. Dia mencintai Diaz Lorenzo, pria yang seharusnya menjadi pelindungnya. Dosen sekaligus ahli IT yang begitu sempurna di mata orang lain, tapi tidak baginya. Karena Diaz bukan sekadar pria yang mencintainya. Diaz adalah pria yang ingin memilikinya sepenuhnya, memastikan bahwa setiap detik, setiap langkah, setiap tarikan napas Cesya hanya untuknya. Tak ada yang boleh menyentuhnya. Tak ada yang boleh mendekatinya. Tak ada yang boleh mengambilnya. Diaz ingin dirinya menjadi dunia bagi Cesya, tanpa celah untuk siapa pun. Ketika batas antara cinta dan obsesi semakin kabur... Ketika gairah berubah menjadi candu yang tak bisa dilepaskan... Cesya tahu, semakin lama dia berada dalam hubungan ini, semakin sulit untuk keluar. Tapi apakah dia benar-benar ingin keluar? Karena meskipun Diaz membelenggunya dengan obsesi... Meskipun cintanya begitu mengerikan... Dia tetap menjadi pria yang paling Cesya inginkan. Dan mungkin... itu adalah hal paling berbahaya dalam hubungan mereka.
You may also like
Slide 1 of 7
HIDDEN I (The End) cover
Merciless Ex Obsession cover
Melodi Kekacauan [Terbit] cover
ATLARAKA (Telah Terbit) cover
Our Chaotic Love  [ END ] cover
Guess Who's The Psycho [S1] - SUDAH TERBIT cover
ALGENTA cover

HIDDEN I (The End)

51 parts Complete

"Apa yang bisa dibanggakan darimu?" Sebuah hubungan yang kompleks antara seorang ayah dan anak perempuannya. Ayah tersebut tidak pernah menunjukkan kasih sayang dan penerimaan terhadap anaknya, bahkan menganggapnya sebagai beban keluarga. *** Diasha hanya ingin satu hal, dicintai oleh ayahnya sendiri. Namun kasih sayang itu tak pernah datang, bahkan seolah tak pernah diharapkan. Ia tumbuh dalam rumah yang penuh dingin dan diam, mencoba menjadi anak baik agar dilihat, agar dianggap tapi hasilnya selalu sama, hampa. Meski begitu, Diasha tak pernah benar-benar bisa membenci ayahnya. Di hatinya, pria itu tetap sosok penting yang tak tergantikan. Sayangnya, apakah ayahnya berpikir hal yang sama? Ketika cinta yang seharusnya melindungi justru melukai, Diasha dihadapkan pada pertanyaan paling pahit dalam hidupnya: Apa gunanya hidup... jika rasanya seperti mati Attention: Cerita ini mengandung tema yang sensitif dan dapat memicu emosi yang kuat pada pembaca, terutama bagi mereka yang pernah mengalami pengalaman serupa. Mohon untuk tidak terlalu terpengaruh oleh cerita ini. Penulis tidak bertanggung jawab atas segala reaksi emosi yang mungkin timbul, termasuk kebutuhan akan tisu. •dilarang keras menciplak karya ini•