ANYELIR (END)

ANYELIR (END)

  • WpView
    Reads 15,739
  • WpVote
    Votes 1,194
  • WpPart
    Parts 47
WpMetadataReadComplete Thu, Jun 18, 2026
"Psikopat" "Pria itu seorang psikopat" Zia terkejut mendengar teriakan anak kecil. Apa maksudnya psikopat, siapa yang psikopat? "Jangan mendekat, ruangan itu milik psikopat" "Pergi...!" Dia menyuruh Zia pergi dari ruangan ini? Orang yang berada didalam kamar berbahaya atau tidak? "Ada psikopat!" "Pembunuh, pria itu pembunuh" "Psikopat pembunuh...." "Ibuku dibunuh dia..." "Psikopat pembunuh ibuku!!!" Seorang anak kecil berteriak-teriak menyuruh Zia pergi dari hadapan kamar yang terkunci. Zia yang melihatnya hanya bisa tersenyum sambil menganggukkan kepala. "Adinda Pricilla, ayo pergi dari sini." "Suster Dewi," cicit Zia. Anak kecil itu pergi sambil terus menggelengkan kepalanya. Peringatan yang anak kecil itu berikan bermaksud menjauhkan Zia dari masalah. Akan tetapi Zia justru menganggap Pricilla bicara omong kosong. Karena dia hanyalah anak kecil yang terganggu kejiwaannya. Apakah zia tetap masuk kedalam kamar pasien yang ada di hadapannya. Atau justru mengerti peringatan dari Pricilla.
All Rights Reserved
#288
psikiater
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • Our Chaotic Love  [ END ]
  • Last but Not Least
  • ALGENTA
  • Obsesi My Brother | SELESAI
  • Merciless Ex Obsession [END✅]
  • Takdir Kalea [Revisi]
  • Melodi Kekacauan [Terbit]
  • RUMAH KECIL ITU by : Plavana

Cleo, si 'Ratu' kejam, tidak ada yang mampu menaklukannya. Baginya semua pria kecuali yang berguna baginya adalah kuman yang mengotori jalannya. Bahkan ayahnya pun, ia buat kalah dan menangis pada permainan yang ayahnya atur sendiri. Gadis bar bar yang tidak percaya cinta sampai Zealan, si bocah iblis masuk ke dalam hidupnya lagi dan menariknya dalam perjalanan roller coaster yang melelahkan, namun selalu membuat Cleo penasaran dan tidak bisa menolak. Cleo yang akhirnya mulai tergerak harus menelan pill pahit saat menemukan fakta kenapa zealan mengejarnya. ~🖤~ Kamu... sedikit manipulatif." Cleo memilih kalimatnya dengan hati-hati. Bukannya mengelak atau tersinggung, Zealan malah tersenyum. "Kenapa kakak bisa punya pikiran kaya gitu?" "Karena kamu buat aku berpikir kalau kamu.... Menyukaiku. Cleo hanya bisa menyelesaikan kalimatnya di dalam hati. "Aku apa?" Tanya Zealan dengan nada tenang namun matanya tidak bisa menutupi antusias yang ia rasakan. "Kamu bocah iblis!" Kata Cleo dengan geram. Raut wajah Zealan meredup dengan jawaban asal Cleo. Jelas dia menginginkan jawaban lain dari Cleo. "Bagaimana jika, apa yang kamu pikir itu benar? Apa yang kamu pikirkan tentang aku ke kamu itu benar?" Bisik Zealan di telinga Cleo. "Apa yang akan kamu lakukan, Cleopatra?" ~🖤~ "Kau membuktikan sesuatu padaku. Bahkan ada orang yang bisa lebih brengsek darinya." Suara Cleo bergetar. "Aku membencimu!" Kata Cleo sambil menggretakkan gigi saking geramnya. Satu tetes air mata Cleo mengalir dipipinya. "Lebih dari aku membencinya! Jangan pernah muncul dihadapanku lagi!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines