ANYELIR (END)

ANYELIR (END)

  • WpView
    Membaca 15,726
  • WpVote
    Vote 1,194
  • WpPart
    Bab 47
WpMetadataReadLengkap Kam, Jun 18, 2026
"Psikopat" "Pria itu seorang psikopat" Zia terkejut mendengar teriakan anak kecil. Apa maksudnya psikopat, siapa yang psikopat? "Jangan mendekat, ruangan itu milik psikopat" "Pergi...!" Dia menyuruh Zia pergi dari ruangan ini? Orang yang berada didalam kamar berbahaya atau tidak? "Ada psikopat!" "Pembunuh, pria itu pembunuh" "Psikopat pembunuh...." "Ibuku dibunuh dia..." "Psikopat pembunuh ibuku!!!" Seorang anak kecil berteriak-teriak menyuruh Zia pergi dari hadapan kamar yang terkunci. Zia yang melihatnya hanya bisa tersenyum sambil menganggukkan kepala. "Adinda Pricilla, ayo pergi dari sini." "Suster Dewi," cicit Zia. Anak kecil itu pergi sambil terus menggelengkan kepalanya. Peringatan yang anak kecil itu berikan bermaksud menjauhkan Zia dari masalah. Akan tetapi Zia justru menganggap Pricilla bicara omong kosong. Karena dia hanyalah anak kecil yang terganggu kejiwaannya. Apakah zia tetap masuk kedalam kamar pasien yang ada di hadapannya. Atau justru mengerti peringatan dari Pricilla.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#60
rumahsakitjiwa
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • RUMAH KECIL ITU by : Plavana
  • Merciless Ex Obsession [END✅]
  • Our Chaotic Love  [ END ]
  • Topeng Untuk Luka [ END/TERBIT✔️]
  • Beauty Psycho (END)
  • Last but Not Least
  • Takdir Kalea [Revisi]
  • Melodi Kekacauan [Terbit]
  • Obsesi My Brother | SELESAI
  • Guess Who's The Psycho [S1] - SUDAH TERBIT

FOLLOW : @wattpad_plavana03 [Janlup follow dan vote ya! Biar tau kalau update cerita terbaru] Untuk kita, yang dipaksa ikhlas ketika sesak, dan dipaksa mati dalam cerita sendiri. "Kemana perginya mereka?" "Pergilah disaat kamu senang, dan datanglah disaat kau membutuhkan cahaya. Sama seperti bintang yang menerangi langit gelap, disaat rembulan tak kunjung datang." -Elektra Pramoedya. "Semua manusia itu egois. Yang membedakannya hanyalah kadarnya" -Xayara Rayana Deamore. "Dunia itu baik. Bagai tokoh yang memakan hal buruk dalam diri manusia. Namun, aku adalah makanan yang membuat tokoh itu alergi." -Eunio Astrazna Reberturs. "Aku adalah rembulan yang akan menerangimu dengan bentukku yang berbeda." -Adarano Hwenzania Qwertynus. HIGHEST RANK : #1 in Pramoedya #1 in Rumah Kecil

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan