Rich Woman

Rich Woman

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 20, 2021
Sukses di usia menginjak tiga puluh tahun, membuat daya tarik tersendiri bagi Zhang Xiao Na. Banyak lelaki kaya dan tampan yang berbondong-bondong mendekati dirinya. Akan tetapi, ia bersikap seakan tidak membutuh mereka. Namun, lain halnya ketika ia bertemu dengan Li Xian. Seorang karyawan yang begitu menyebalkan masuk ke dalam perusahaannya. Membuat hidup Zhang Xiao Na menjadi tidak tenang. Terlebih sebuah fakta mengungkapkan bahwa lelaki itu adalah salah satu dari banyaknya kandidat perjodohan yang telah disiapkan oleh kedua orang tuanya. "Aku tidak yakin akan berkencan dengan karyawan sendiri," ucap Zhang Xiao Na yang terdengar sinis. "Kalau begitu, kau akan merasakannya bersama denganku," balas Li Xian tersenyum kemenangan. "Menyerahlah, Li Xian. Aku tidak akan menyukaimu." Zhang Xiao Na menatap mata Li Xian tepat menembus bola mata cokelat terang yang cukup menawan. "Kalau begitu, akan kubuat kau menyukaiku." Li Xian membalas tatapan Zhang Xiao Na dengan tersenyum menawan, membuat jantung wanita arogan itu mendadak berulah.
All Rights Reserved
#166
boss
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Win You (21+)
  • [END] Finally Waited For You
  • ✓ Istri Kecil Tuan Lu
  • You Only For Me [Completed]
  • Romantisme yang membara [END]
  • PAHAMI DEBARAN JANTUNGKU (END)
  • (END) Love You After Marriage
  • [END] Setelah berpakaian menjadi pertandingan wanita, aku berlari dengan bola

⚠️ 21+ sesuaikan usia kamu sebelum membaca tulisanku yang pasti bukan untuk anak remaja apa lagi anak kecil. "Vanilla, kau tahu apa yang kau lakukan?" "Tentu saja aku tahu." Ia menggesekkan area sensitifnya di benda berotot milik Nick. Bibirnya mengulas senyum penuh kemenangan yang terkesan jail. "Jangan salahkan aku jika... argh!" Nick menggeram, putus asa. "Fuck off!" "Jika apa?" "Jika benda itu tidak sengaja masuk, kau tahu itu risikonya, Vanilla," geram Nick jengkel karena Vanilla semakin menggodanya. Gadis itu terasa lembut, licin, dan hangat, Nick bisa merasakannya. Vanilla semakin menggoda Nick, menggesekkannya dengan lembut sambil mengerang dan menciumi sudut bibir bibir Nick berulang-ulang. "Nick... aku... sepertinya berubah pikiran." Nick mengatur napasnya. "Vanilla, jika kau terus bergerak ada kemungkinan benda itu akan tersesat masuk ke dalam." "Dia tidak akan tersesat kecuali kau menuntunnya." "Vanilla, it's not fucking jokes." Instagram @cherry.blossom0311 Facebook : Sakura Hikaru

More details
WpActionLinkContent Guidelines