Assalamu'alaikum, Mas Imamku

Assalamu'alaikum, Mas Imamku

  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 23, 2021
WpInfo
Fiction
Social Themes
Kita telah menggenggam luka yang sedalam Palung Mariana, dengan mencabut belati yang telah tertanam sejak lama. Namun, kita malah terpisahkan oleh jarak yang memisahkan tanpa tahu luka itu belum mengering. Mas Imamku, dulu aku enggan mengagumimu. Sekarang dan seterusnya, kamulah orang yang kukagumi sampai kapanpun, tetapi mirisnya, aku dan kamu tak mungkin bersatu di dunia ini. Maka, izinkanlah aku untuk tetap menjadi milikmu di dalam surgaMu nanti. Melepaskan memanglah berat, tetapi inilah hakikat mencintai dan arti dari kehilangan. Mengikhlaskan adalah jalan terbaiknya, dan mengenang bukanlah hal yang buruk. Intinya, aku mencintaimu, Mas Imamku. Untuk itu, aku ucapkan. Assalamu'alaikum, Mas Imamku. 🍄🍄🍄🍄 Telah aku perjuangkan satu nama untuk menemani diri ini dalam gelapnya malam, dalam panasnya siang. Izinkan aku untuk menjadikan dirimu sosok yang berharga saat aku kehilangan sebuah arah. Jangan lupa vote dan komen🤣 Seikhlasnya saja, jangan karena terpaksa yaaa🤣 Salam, Bintang Abhicandra Lingga
All Rights Reserved
#413
balapan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Setia Di Hati (Selesai)
  • Dibalik Topeng Kebahagiaan
  • 𝓐𝓷𝓽𝓪𝓰𝓸𝓷𝓲𝓼 𝓕𝓪𝓶𝓲𝓵𝔂
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Rangkaian Kata 2 (Completed)
  • Quotes
  • Di Balik Niqab [TERBIT]
  • LUKA
  • SAJAK MENGAJAK TERBAHAK BAHAK
  • I'm Keysa

#MantanSeries Bila orang bilang hal yang paling berpengaruh itu adalah perpisahan tanpa pesan, maka aku tidak menyetujuinya. Sebab, bagiku yang paling mempengaruhi bukan perpisahan tanpa pesan akan tetapi pertemuan kembali setelah perpisahan tanpa pesan. Dan hal itu, sangat berpengaruh pada cerita yang sudah dianggap selesai tapi kenyataannya belum. Dan kisah ini, sejujurnya aku tak ingin mengulanginya sebab ketika kenangan yang sudah berhasil dikubur mencuat kembali akan membawa cerita yang berbeda dengan kenyataan yang sempat diharapkan. -Setelah sekian lama kita tidak berjumpa. Aku kini mulai berpikir, apa yang harus kulakukan jika kita dipertemukan kembali. Haruskah aku menyambutmu dengan pelukan hangat ataukah kusambut dengan derai air mata kerinduan. Dan ternyata, setelah sekian lama. Kala waktu kita bertemu, ternyata kita bagai dua orang asing yang saling mengenal.- ----> Mawarmay Kediri, 23 September 2019 Cerita ini hanya fiksi semata, apabila ada kesamaan tempat, nama tokoh, kejadian dan beberapa hal yang mungkin terasa tidak asing maka ini hanya imajinasi dari penulis yang tertuang dalam kata. Jadi mohon dimaklumi atas unsur ketidakpastian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines