cerita februari

cerita februari

  • WpView
    Reads 167
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 12, 2021
Aku terperangkap dalam diksi yang meramu pilu,tentang segala fatamorgana tanpa sudi menjelma romansa. Perihal rindu tanpa temu lalu harap yang masih saja semu. Haruskah aku menunggu sampai kau menyapaku? Benarkah ini cinta atau hanya sekedar aku yang merasa dan ragu? Mungkinkah ini hanya rasa iba? Atau aku yang keliru atas sikap baikmu? Definisi cinta semacam apakah ini? jadilah saksi untuk setiap ilusiku di sini, di cerita februari. Update new story senin, kamis dan minggu.
All Rights Reserved
#60
monolog
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rakabumi (COMPLETED)
  • Kita Sembuh Bareng?
  • Setia Di Hati (Selesai)
  • My Duchess / End
  • Ana Uhibbuka Fillah ( TAMAT  )
  • ₳ ĐⱤɆ₳₥ ₮Ⱨ₳₮ ₩łⱠⱠ ₦ɆVɆⱤ ĐłɆ
  • From Me in Somewhere
  • Badgirl Vs Ketos(ongoing)
  • Traces in the Light
  • SPJU {Sadar Penuh Juga Utuh}

"ketiadaan kisah kita dalam cerita hidupku bukanlah kemauanku, maka kini kujabarkan betapa hebatnya angan masa depan yang kunostalgiakan padamu, dulu." ◈ ━━━━━━━━ ⸙ - ⸙ ━━━━━━━━ ◈ [Jadi kau akan tetap menyukaiku?] Anggukan mantap dari lelaki di samping tak mampu membuat ekspresi serius si gadis memudar. Malah nampak semakin serius dengan tatapan menyelidik. "Apa kau akan melarangku?" Arunika mengedikkan bahu. Bingung mau menjawab apa. "Kalau membuatmu menyukaiku, apa kau akan melarang juga?" Gelengan cepat dan mata terbelalak membuat Raka berdecak sebal. Ia menghela napas gusar, gejolak perih kemudian merembes memenuhi rongga dadanya. "Kenapa?" pertanyaan itu lolos begitu saja. Seperti hatinya sedang berusaha menyampaikan rasa kecewa dari lirihan suara yang terdengar. [Aku bisu.] Lelaki itu menggertak gigi kesal. "Lalu apakah aku harus mengucapkan 'aku tak peduli' dua kali?" [Kau sudah mengatakannya dua kali.] "Arunika!" Raut wajah Raka berubah kesal. Ia menatap datar gadis yang kini kembali tergelak karena ulahnya. dengan Gerakan cepat jemari si gadis mengetik pesan pada layar. [Kamu ganteng. Tapi jika sedang marah, jelek sekali.] »»-------- ★ - ★ --------«« Panggil saja, Arunika. Gadis sederhana pengidap disabilitas fisik. Peralihan dari panti asuhan ke rumah mewah dengan suasana tak bersahabat, menjadikan ekspektasi tentang istana penuh bunga berbalik menjadi tragedi mengerikan yang menikam senyum cerianya. Rakabumi. Begitu kedua orang tua menamainya. Terlahir karena ikatan cinta meski harus berakhir dengan jeritan dan isak tangis sang Ibunda, meminta cerai. Penyesalan atas ketidaksetiaan Pria paruh baya selama bertahun-tahun itu tak mampu mengubah keputusan. Menjadikan ending bahagia yang seharusnya dijanjikan berubah menjadi pilu lara tak berkesudahan. since, 25 Agustus 2022 End, 12 Februari 2025 happy reading^^ Update : Senin

More details
WpActionLinkContent Guidelines